www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gajah Sumatera Mati di Pelalawan, Polisi Periksa 33 Saksi dan Telusuri Jalur Pemburu
Rabu, 11 Februari 2026 - 13:41:32 WIB
Temuan gajah mati di Pelalawan.(foto: tribunpekanbaru.com)
Temuan gajah mati di Pelalawan.(foto: tribunpekanbaru.com)

PELALAWAN - Lebih dari sepekan sejak ditemukannya bangkai gajah sumatera tanpa kepala di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif.

Kasus ini menguatkan dugaan adanya praktik perburuan liar yang kembali mengancam kelestarian satwa dilindungi di Riau.

Gajah jantan berusia lebih dari 30 tahun itu ditemukan mati dalam kondisi duduk pada 2 Februari 2026 di areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI).

Bagian kepala, belalai, hingga gadingnya hilang dari lokasi kejadian, memperkuat indikasi bahwa satwa tersebut menjadi target pemburu gading.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara SIK menyebutkan, tim gabungan terus menelusuri jalur-jalur yang diduga digunakan pelaku untuk keluar masuk kawasan hutan.

“Kami fokus mencari jalur yang diduga menjadi akses pemburu liar menuju dan meninggalkan lokasi kejadian,” ujar AKBP John Louis Letedara, Rabu (11/2/2026).

Dalam upaya mengungkap pelaku, penyidik telah memeriksa sedikitnya 33 orang saksi, mulai dari warga sekitar, petugas keamanan, penanggung jawab lapangan, hingga jajaran manajemen perusahaan HTI tempat gajah tersebut ditemukan.

Menurut Kapolres, keterangan para saksi masih terus didalami untuk menemukan titik terang atas kematian gajah liar yang masuk kelompok Gajah Liar (Gali) di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun agar segera melapor. Semua informasi akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Penyelidikan ini turut diperkuat hasil nekropsi yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Pelalawan, Ditkrimsus Polda Riau, Bidlabfor Polda Riau, BKSDA Riau, serta pihak perusahaan pada 4 Februari 2026.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata SIK mengungkapkan, ditemukan luka akibat benda tak wajar pada bagian leher gajah.

“Dari hasil nekropsi, terdapat luka akibat benda tidak wajar pada daging sisa kepala di leher. Ini menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan,” jelas AKP I Gede Yoga, Jumat (6/2/2026).

Dengan usia yang tergolong tua, gajah tersebut diperkirakan memiliki gading berukuran besar, yang diduga menjadi motif utama perburuan.

Kasus ini mendapat perhatian serius karena gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) merupakan satwa yang dilindungi undang-undang.

Aparat memastikan, pelaku akan dijerat pidana berat sebagai bentuk komitmen negara dalam menjaga keanekaragaman hayati.

“Dari 33 saksi yang diperiksa, termasuk seluruh unsur perusahaan, mulai dari sekuriti hingga manajemen,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih memburu pihak yang bertanggung jawab atas kematian gajah tersebut, sekaligus menutup celah perburuan liar di kawasan hutan Pelalawan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
  Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved