www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Fitra Nilai Audit BPK Bukti Kegagalan Pengelolaan Keuangan Pemprov Riau
Selasa, 06 Januari 2026 - 15:02:05 WIB
ilustrasi
ilustrasi

PEKANBARU - Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2024 sebagai bukti kegagalan serius dalam pengelolaan keuangan daerah.

Koordinator Fitra, Tarmidzi, mengatakan temuan audit yang berulang, bernilai besar, dan kini bersinggungan dengan proses penegakan hukum menunjukkan persoalan tersebut tidak lagi bersifat teknis, melainkan menyangkut integritas dan pembiaran secara sistemik.

“Temuan yang berulang, bernilai besar, dan kini beririsan dengan penegakan hukum menunjukkan persoalan ini bukan lagi kesalahan teknis, tetapi masalah integritas dan pembiaran sistemik,” ujar Tarmidzi kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (6/1/2026).

BPK RI mencatat realisasi belanja perjalanan dinas Pemerintah Provinsi Riau pada 2024 mencapai Rp275,6 miliar. Menurut Tarmidzi, angka tersebut tergolong sangat besar di tengah masih tingginya persoalan kemiskinan, ketimpangan layanan publik, serta keterbatasan fiskal daerah.

Ironisnya, dari belanja perjalanan dinas tersebut, BPK menemukan kelebihan pembayaran sebesar Rp16,8 miliar yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Ini pemborosan terang-terangan. Ketika perjalanan dinas menghabiskan ratusan miliar rupiah dan berujung kelebihan bayar puluhan miliar, maka yang dirampas bukan hanya uang daerah, tetapi juga hak dasar masyarakat,” tegas Tarmidzi.

Fitra Riau menegaskan bahwa temuan terkait perjalanan dinas tersebut bersifat berulang dari tahun ke tahun, yang menunjukkan rekomendasi BPK RI selama ini tidak dijalankan secara serius oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, temuan audit tersebut berpotensi berkembang menjadi indikasi perjalanan dinas fiktif yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa praktik bermasalah tersebut bukan insidental, melainkan terstruktur dan dibiarkan.

“Jika pelanggaran yang sama terus muncul setiap tahun, maka publik berhak bertanya siapa yang diuntungkan dan siapa yang melindungi. Ini sudah masuk wilayah dugaan penyalahgunaan kewenangan,” ujarnya.

Selain belanja perjalanan dinas, BPK RI juga menemukan ketekoran kas di Sekretariat DPRD Riau sebesar Rp3,33 miliar. Temuan tersebut berindikasi pada potensi kerugian keuangan daerah yang seharusnya dapat dicegah melalui prinsip kehati-hatian dan pengawasan yang memadai.

“Ketekoran kas ini menjadi tamparan keras bagi lembaga legislatif yang seharusnya berfungsi sebagai pengawas APBD, bukan justru menjadi bagian dari persoalan pengelolaan keuangan,” kata Tarmidzi.

Secara keseluruhan, BPK RI mencatat 153 temuan dalam audit laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2024, yang meliputi ketidakpatuhan terhadap peraturan dan kelemahan administrasi.

Akumulasi temuan tersebut mengakibatkan Pemerintah Provinsi Riau memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), yang dinilai sebagai indikator bahwa tata kelola keuangan daerah belum sehat.

“Opini WDP ini merupakan sinyal kegagalan kolektif. Selama DPRD dan Pemprov Riau tidak serius membenahi belanja perjalanan dinas dan pengelolaan kas, WDP akan menjadi ‘prestasi rutin’, sementara kerugian daerah terus berulang,” ujarnya.

Sebagai langkah perbaikan, Fitra Riau merekomendasikan agar Pemerintah Provinsi Riau dan Sekretariat DPRD segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI secara terbuka dan terukur. Selain itu, aparat penegak hukum diminta mengusut tuntas dugaan perjalanan dinas fiktif tanpa pandang bulu.

“Perlu dilakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem perjalanan dinas dan pengelolaan kas, termasuk evaluasi serta pemberian sanksi tegas kepada pejabat yang terlibat agar tidak terulang kembali,” pungkas Tarmidzi.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved