www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Sita Dokumen dan Barang Elektronik dari Rumah Dinas Gubernur Riau
Sabtu, 08 November 2025 - 08:40:21 WIB
Petugas KPK geledah rumah dinas Gubernur Riau di Pekanbaru, dijaga ketat Brimob bersenjata lengkap.
Petugas KPK geledah rumah dinas Gubernur Riau di Pekanbaru, dijaga ketat Brimob bersenjata lengkap.

PEKANBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi fee proyek jalan dan jembatan di Dinas PUPR-PKPP Riau dengan melakukan penggeledahan di rumah dinas Gubernur Riau Abdul Wahid, Kamis (6/11/2025).

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik yang diduga berkaitan dengan aliran dana suap proyek infrastruktur.

“Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetya, di Gedung KPK, Jumat (7/11/2025).

Budi menjelaskan, seluruh barang bukti akan dianalisis dan diekstraksi lebih lanjut untuk memperkuat proses penyidikan.

“Selanjutnya penyidik akan mengekstraksi dan menganalisis barang bukti tersebut,” tambahnya.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari tindak lanjut pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Senin (3/11/2025) lalu, yang menjaring 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Tenaga Ahli Dani M Nursalam, dan Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Muhammad Arief Setiawan.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap atau gratifikasi dari sejumlah proyek di lingkungan Dinas PUPR-PKPP.

Menurut Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, Abdul Wahid diduga menerima setoran uang Rp4,05 miliar dari Dinas PUPR-PKPP Riau selama periode Juni hingga November 2025.

Setoran tersebut dikumpulkan oleh Sekretaris Dinas Ferry Yunanda bersama enam Kepala UPT Wilayah I–VI, setelah adanya kenaikan anggaran proyek dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

“Di kalangan Dinas PUPR-PKPP Riau, permintaan ini dikenal dengan istilah ‘jatah preman’,” ungkap Johanis.

Ia menjelaskan, istilah sandi yang digunakan dalam komunikasi antarpejabat disebut “7 batang”, merujuk pada jumlah kepala UPT yang terlibat dalam pengumpulan uang setoran tersebut.

Berdasarkan hasil penyidikan KPK, aliran dana berlangsung dalam beberapa tahap:

Juni 2025: Ferry Yunanda mengumpulkan Rp1,6 miliar, dengan Rp1 miliar diserahkan kepada Abdul Wahid melalui Dani M Nursalam, dan Rp600 juta ke Kadis PUPR Arief Setiawan.

Agustus 2025: Dani memerintahkan Arief kembali meminta setoran. Terkumpul Rp1,2 miliar, yang kemudian dibagi untuk Abdul Wahid (Rp300 juta), proposal kegiatan perangkat desa (Rp375 juta), dan disimpan Ferry (Rp300 juta).

November 2025: Kepala UPT III bertugas sebagai pengepul, mengumpulkan Rp1,25 miliar. Uang Rp450 juta disalurkan melalui Arief kepada Abdul Wahid, sedangkan Rp800 juta diberikan langsung oleh Kepala UPT kepada Gubernur.

“Sehingga total penyerahan pada Juni hingga November 2025 mencapai Rp4,05 miliar dari kesepakatan awal sebesar Rp7 miliar,” kata Johanis.

Sumber: CNN Indonesia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved