www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Ular Piton 5 Meter Ditemukan di Kantor Dinas Kebudayaan Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Belasan Saksi Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau Ternyata Sudah Meninggal
Kamis, 26 Desember 2024 - 19:07:42 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi (tengah) saat ekspos lanjutan penanganan kasus SPPD Fiktif (foto/Magang2)
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi (tengah) saat ekspos lanjutan penanganan kasus SPPD Fiktif (foto/Magang2)

PEKANBARU — Penanganan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif (SPPD Fiktif) di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Riau periode 2020-2021 terus bergulir. Dari 401 orang yang dimintai keterangan oleh Tim Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, ternyata 13 saksi telah meninggal dunia sebelum pemeriksaan selesai dilakukan.

“Sebanyak 319 orang sudah kami periksa, sementara 35 lainnya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan. Namun, 13 saksi meninggal dunia, sehingga tidak memungkinkan kami meminta keterangan mereka. Kemudian lima orang tidak bisa hadir, dengan alasan ke luar kota. Sekarang masih dikonfirmasi untuk diminta datang,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, Selasa (24/12/2024).

Dugaan korupsi ini melibatkan ribuan tiket pesawat dan dokumen perjalanan yang diduga dipalsukan. Investigasi menunjukkan adanya penggunaan tiga maskapai penerbangan, yakni PT Lion Group (37.000 penerbangan fiktif), Citilink (507 tiket), dan Garuda Indonesia (226 tiket).

Nasriadi mengungkapkan bahwa semua perjalanan itu tercatat pada masa pandemi COVID-19, ketika penerbangan secara nasional hampir terhenti. “Tiket ini seolah-olah menggambarkan perjalanan yang benar-benar dilakukan, padahal tidak ada aktivitas riil. Ini modus yang terstruktur untuk mengelabui negara,” jelasnya.

Kasus ini telah menyebabkan kerugian negara sementara sebesar Rp130 miliar. Namun, penetapan tersangka masih menunggu audit final atas kerugian tersebut.

“Penentuan tersangka baru bisa dilakukan setelah ada perhitungan kerugian negara yang final. Jika hasil tersebut sudah keluar, kami segera melakukan gelar perkara,” tambah Nasriadi.

Dalam upaya menelusuri aliran dana hasil korupsi, Polda Riau telah menyita sejumlah aset bernilai tinggi, termasuk uang tunai Rp6,4 miliar, apartemen, barang mewah, dan satu unit Harley Davidson. Nasriadi menegaskan, siapa pun yang terbukti menikmati hasil korupsi ini harus segera mengembalikan aset tersebut.

“Jika tidak dikembalikan, kami akan menganggap mereka ikut serta dalam kejahatan ini,” ujarnya dengan tegas.

Polda Riau berkomitmen melanjutkan penyelidikan dengan transparan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban, serta kerugian negara dapat dipulihkan. Bahkan sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mencegah aktor utama dugaan korupsi SPPD Fiktif di Setwan DPRD Riau kabur ke luar negeri.

Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Damkar Pekanbaru evakuasi ular piton jumbo berkeliaran di halaman Kantor Dinas Kebudayaan Riau (foto/ist)Heboh Ular Piton 5 Meter Ditemukan di Kantor Dinas Kebudayaan Riau
Ratusan siswa SD di kawasan Cakung dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan (ilustrasi/AI)252 Siswa SD di Cakung Diduga Keracunan MBG, Begini Respon Gubernur Pramono
ist.BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB
Polda Riau membongkar dugaan illegal logging di jantung Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (foto/ist)Polisi Ciduk Truk Bermuatan Kayu Ilog dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil
CBR Series kembali harumkan Indonesia di ARRC Buriram (foto/ist)Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
  Pemprov Riau hapus syarat KTP pemilik lama untuk bayar pajak kendaraan selama setahun (foto/int)Berlaku Semua Samsat di Riau, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu KTP Asli Pemilik Lama
Personel Satreskrim Polres Siak mendatangi rumah pelaku dugaan penganiayaan terhadap bocah 6 tahun hingga tewas di kampung Kerinci Kiri (foto/tribunpku)Bocah 6 Tahun di Siak Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Diduga Dipukul Batu Bata dan Kayu
Doa bersama awali pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II di Desa Ransang (foto/Andy)Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Jadi Harapan Baru Warga Desa Ransang Pelalawan
Anggota DPR RI, Hendry Munief mengunjungi UMKM Pinaloka di Siak (foto/ist)Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Komoditas Lokal Jadi Unggulan
Universitas Islam Riau (UIR).Hanya 6% di Indonesia, UIR Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved