www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
 
Petani Harus Jadi Prioritas dalam Penguatan Tata Kelola Ekspor Sawit
Jumat, 22 Mei 2026 - 09:01:18 WIB
Ilustrasi tata kelola ekspor sawit diperkuat (foto/int)
Ilustrasi tata kelola ekspor sawit diperkuat (foto/int)

JAKARTA - Rencana pemerintah memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis melalui Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) menuai perhatian dari kalangan petani sawit swadaya.

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta agar kebijakan tersebut tetap berpihak pada perlindungan harga tandan buah segar (TBS) serta menjaga keberlanjutan penghidupan petani di daerah.

Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit, Sabarudin menilai langkah pemerintah memperkuat pengawasan ekspor sawit dan meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar global merupakan kebijakan yang positif. Namun, ia mengingatkan implementasinya harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menambah beban bagi petani sawit rakyat.

“Negara hadir untuk melindungi petani. Karena itu, penguatan tata kelola ekspor juga perlu memastikan posisi petani tetap terlindungi,” kata Sabarudin dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Menurut SPKS, kepastian mekanisme perdagangan dan pembentukan harga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar sawit domestik. Petani, kata Sabarudin, membutuhkan jaminan agar harga TBS tetap mengikuti mekanisme pasar yang transparan dan tidak merugikan petani di tingkat kebun.

Ia juga menyoroti mulai terjadinya penurunan harga TBS di sejumlah daerah. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah mengingat petani rakyat saat ini mengelola sekitar 60 persen lahan sawit nasional.

“Tujuan memperbaiki tata kelola tentu baik, tetapi pelaksanaannya perlu memastikan petani tetap menjadi bagian penting yang dilindungi dalam ekosistem sawit nasional,” ujar Sabarudin.

SPKS menilai keberlanjutan industri sawit nasional sangat bergantung pada stabilitas usaha dan kesejahteraan petani swadaya. Karena itu, pemerintah diminta membuka ruang dialog bersama pelaku usaha, koperasi, dan organisasi petani sebelum kebijakan dijalankan secara penuh.

Selain itu, SPKS juga mendorong adanya pengawasan yang transparan, keterlibatan petani dalam proses pengawasan kebijakan, serta alokasi manfaat industri sawit untuk mendukung program peremajaan dan peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Sebelumnya, pemerintah berencana memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis melalui Danantara Sumber Daya Indonesia guna meningkatkan pengawasan perdagangan dan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

 

Sumber: Republika.co.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved