www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
 
Kadisbun Riau: Tata Ulang Perkebunan Sawit, Solusi Ketahanan Pangan dan Energi
Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:02:30 WIB
Kadisbun Riau, Syahrial Abdi.(foto: istimewa)
Kadisbun Riau, Syahrial Abdi.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Industri kelapa sawit memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Riau yang menjadi salah satu pusat produksi sawit nasional.

Namun, dinamika kebijakan dan tata kelola perkebunan yang belum optimal masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sektor ini.

Kadisbun Riau, Syahrial Abdi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor usaha dalam meningkatkan ketertiban administrasi perkebunan sawit.

"Kami mendorong supaya ketertiban dapat berjalan dan penerimaan dapat memberikan peran yang signifikan melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor usaha," kata Syahrial Abdi dalam acara Buka Bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) cabang Riau, Jumat (14/3/2025).

"Mudah-mudahan Riau bisa lebih baik dalam tata kelola yang berkelanjutan dan berkontribusi lebih besar pada pembangunan ekonomi daerah," sambungnya.

Disbun Riau bekerja sama dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menerapkan kebijakan one map policy.

Dengan kebijakan ini, pemerintah daerah mendorong perusahaan perkebunan agar lebih patuh terhadap regulasi yang berlaku, termasuk bergabung dalam asosiasi seperti Gapki yang memiliki komitmen terhadap kepatuhan hukum.

Saat ini, hanya 25 persen dari total perkebunan sawit di Riau yang telah tertib administrasi. Mayoritas perkebunan masih belum memiliki izin lengkap.

"Dengan adanya persyaratan keanggotaan dalam asosiasi seperti Gapki, kami berharap pelaku usaha dapat lebih tertib dalam aspek perizinan," tambah Syahrial.

Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG), luas perkebunan kelapa sawit di Riau mencapai 4 juta hektare. Namun, hanya sekitar 1,4 juta hektare yang memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP). Data ini masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Pertanian.

Syahrial menegaskan, industri sawit memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah dan nasional.

"Jangan ditanya apa kontribusi sawit di Riau saat ini. Negara memiliki banyak mandat untuk industri ini yang ditujukan bagi masyarakat sekitar dan pembangunan ekonomi daerah. Baru-baru ini, semua perusahaan sawit turut serta dalam program tanam padi gogo dan jagung bersama TNI dan Polri," jelasnya.

Sementara itu, Sekjen Gapki cabang Riau, Dede Putra Kurniawan mengungkapkan, 66 perusahaan sawit yang tergabung dalam Gapki telah mendukung program ketahanan pangan dengan menanam jagung dan padi gogo.

"Untuk meningkatkan produktivitas industri sawit, saat ini pelaku usaha sedang melakukan replanting. Ini menjadi lokasi utama kami untuk tumpang sari padi gogo atau tanaman jagung," ujarnya.

Namun, Dede Putra menyoroti bahwa tantangan utama industri ini bukan hanya tata kelola, tetapi juga ketersediaan bahan baku minyak sawit.

"Dalam beberapa tahun terakhir, produksi minyak sawit nasional mengalami stagnansi akibat usia tanaman yang tua dan lambatnya program peremajaan sawit," tambahnya.

Menurut data Gapki, total produksi minyak sawit mentah (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) pada tahun 2024 mencapai 52,76 juta ton, turun 3,80 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 54,84 juta ton.

Sementara itu, konsumsi CPO dan PKO di bulan Desember 2024 tercatat 2,18 juta ton, meningkat dibandingkan bulan November yang sebesar 2,03 juta ton.

Dari sisi ekspor, nilai ekspor minyak sawit tahun 2024 tercatat sebesar US$ 27,76 miliar (Rp 440 triliun), turun 8,44 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai US$ 30,32 miliar (Rp463 triliun).

Penurunan ini disebabkan oleh turunnya volume ekspor dari 32,21 juta ton pada tahun 2023 menjadi 29,53 juta ton pada tahun 2024.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang memimpin kegiatan konferensi pers pengungkapan 27,2 kg sabu senilai Rp26 miliar, Rabu (17/6/2026).(foto: bambang/halloriau.com)Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
Rekomendasi Laptop Kuliah Terbaik 2026: Murah, Ringan, dan Awet Seharian
PGN mengadirkan program TAMASYA untuk dukung tumbuh kembang anak di Batam (foto/ist)PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
  Komisi I DPRD Pekanabru cek langsung Gelper yang disorot warga.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Datangi Gelper yang Heboh di Medsos, Ini Temuan di Lapangan
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Kasus 'Jatah Preman' PUPR Riau, KPK Hadirkan Pakar Pidana Unsoed sebagai Saksi Ahli
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved