www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ratusan Siswa Lombok Tengah Diduga Keracunan Usai Santap Makanan MBG
Sabtu, 12 September 2026 - 06:32:00 WIB
ist.
ist.

NTB - Ratusan siswa di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah seorang orang tua siswa mengungkapkan kondisi anaknya sempat mengkhawatirkan setelah mengonsumsi menu MBG.

Inak Yana, orang tua siswa, mengatakan anaknya mengalami sejumlah keluhan, seperti sakit perut, sesak napas, dan sakit kepala. Kondisinya bahkan sempat kehilangan kesadaran beberapa kali.

"Perut sama sesak napas sama kepalanya sakit," ujar Inak Yana sebagaimana dikutip dari Liputan6 SCTV, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut dialami anaknya setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan di sekolah. Anak tersebut kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan.

"Dibawa dari sekolah, dia pingsan setelah makan itu MBG-nya," katanya.

Adapun menu MBG yang disantap anak tersebut terdiri atas kebab, ayam, sayuran, dan buah salak. Inak Yana menyebut lauk yang dikonsumsi anaknya berupa daging ayam.

Saat ini, kondisi anaknya disebut mulai membaik. Namun sebelumnya, anak tersebut sempat kehilangan kesadaran hingga tiga kali.

"Agak baikan sekarang, tapi tadinya pingsan tiga kali," ujarnya.

Satgas MBG Minta Evaluasi

Sementara itu, Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani, meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG melakukan evaluasi menyeluruh menyusul dugaan kejadian tersebut.

Ia menginstruksikan satgas di Lombok Tengah, koordinator wilayah, koordinator cabang, SPPI, hingga mitra yayasan untuk melakukan introspeksi dan memastikan layanan MBG diberikan dengan standar terbaik.

"Harapan kita, saya langsung instruksikan kepada seluruh satgas, terutama satgas yang ada di Lombok Tengah, kemudian korwil, korcang, SPPI, mitra yayasan untuk menjadi bahan evaluasi. Introspeksilah dengan situasi kondisi saat ini. Maka mari kita berikan layanan yang terbaik," kata Fathul.

Fathul juga meminta penyedia MBG lebih selektif dalam memilih bahan makanan. Menurutnya, bahan makanan yang berpotensi cepat basi harus dihindari karena waktu konsumsi setiap siswa dapat berbeda.

"Pilihlah bahan makanan yang tidak berpotensi cepat basi. Itu cepat basi. Karena bagaimanapun siswa-siswa ini ada yang langsung makan, ada yang menunda dan sebagainya. Jadi tidak sama," ujarnya.

Fathul menyebut, berdasarkan penjelasan di lapangan, terdapat siswa yang terlambat menyantap makanan. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan keamanan pangan.

"Kalau menurut penjelasan di lapangan tadi terlambat makan, menyantap. Tapi itu bukan menjadi alasan sebenarnya," tegasnya.

Menurut Fathul, seluruh pihak harus memastikan bahan makanan yang diolah benar-benar aman dan sehat sebelum didistribusikan kepada siswa. Ia juga menekankan pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan kualitas makanan.

"Yang terpenting semua pihak harus mengevaluasi diri dengan memastikan bahan-bahan makanan yang diolah itu benar-benar sehat. Kan ada ahli gizi juga," jelasnya.

Selain pemilihan bahan makanan, Fathul menekankan tanggung jawab kepala dapur dalam setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi.

Ia meminta kepala dapur menjalankan fungsi pengawasan secara menyeluruh agar kualitas dan keamanan makanan yang diterima siswa dapat terjamin.

"Yang terpenting kepala dapur betul-betul menjadi kepala rumah tangga di SPBG itu yang bertanggung jawab penuh terhadap siklus dari proses memilih dan memilah bahan, lalu bagaimana prosesnya, lalu bagaimana mendistribusikan," pungkasnya.

Sumber: Liputan6


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved