www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ratusan Siswa Lombok Tengah Diduga Keracunan Usai Santap Makanan MBG
Sabtu, 12 September 2026 - 06:32:00 WIB
ist.
ist.

NTB - Ratusan siswa di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah seorang orang tua siswa mengungkapkan kondisi anaknya sempat mengkhawatirkan setelah mengonsumsi menu MBG.

Inak Yana, orang tua siswa, mengatakan anaknya mengalami sejumlah keluhan, seperti sakit perut, sesak napas, dan sakit kepala. Kondisinya bahkan sempat kehilangan kesadaran beberapa kali.

"Perut sama sesak napas sama kepalanya sakit," ujar Inak Yana sebagaimana dikutip dari Liputan6 SCTV, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut dialami anaknya setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan di sekolah. Anak tersebut kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan.

"Dibawa dari sekolah, dia pingsan setelah makan itu MBG-nya," katanya.

Adapun menu MBG yang disantap anak tersebut terdiri atas kebab, ayam, sayuran, dan buah salak. Inak Yana menyebut lauk yang dikonsumsi anaknya berupa daging ayam.

Saat ini, kondisi anaknya disebut mulai membaik. Namun sebelumnya, anak tersebut sempat kehilangan kesadaran hingga tiga kali.

"Agak baikan sekarang, tapi tadinya pingsan tiga kali," ujarnya.

Satgas MBG Minta Evaluasi

Sementara itu, Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani, meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG melakukan evaluasi menyeluruh menyusul dugaan kejadian tersebut.

Ia menginstruksikan satgas di Lombok Tengah, koordinator wilayah, koordinator cabang, SPPI, hingga mitra yayasan untuk melakukan introspeksi dan memastikan layanan MBG diberikan dengan standar terbaik.

"Harapan kita, saya langsung instruksikan kepada seluruh satgas, terutama satgas yang ada di Lombok Tengah, kemudian korwil, korcang, SPPI, mitra yayasan untuk menjadi bahan evaluasi. Introspeksilah dengan situasi kondisi saat ini. Maka mari kita berikan layanan yang terbaik," kata Fathul.

Fathul juga meminta penyedia MBG lebih selektif dalam memilih bahan makanan. Menurutnya, bahan makanan yang berpotensi cepat basi harus dihindari karena waktu konsumsi setiap siswa dapat berbeda.

"Pilihlah bahan makanan yang tidak berpotensi cepat basi. Itu cepat basi. Karena bagaimanapun siswa-siswa ini ada yang langsung makan, ada yang menunda dan sebagainya. Jadi tidak sama," ujarnya.

Fathul menyebut, berdasarkan penjelasan di lapangan, terdapat siswa yang terlambat menyantap makanan. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan keamanan pangan.

"Kalau menurut penjelasan di lapangan tadi terlambat makan, menyantap. Tapi itu bukan menjadi alasan sebenarnya," tegasnya.

Menurut Fathul, seluruh pihak harus memastikan bahan makanan yang diolah benar-benar aman dan sehat sebelum didistribusikan kepada siswa. Ia juga menekankan pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan kualitas makanan.

"Yang terpenting semua pihak harus mengevaluasi diri dengan memastikan bahan-bahan makanan yang diolah itu benar-benar sehat. Kan ada ahli gizi juga," jelasnya.

Selain pemilihan bahan makanan, Fathul menekankan tanggung jawab kepala dapur dalam setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi.

Ia meminta kepala dapur menjalankan fungsi pengawasan secara menyeluruh agar kualitas dan keamanan makanan yang diterima siswa dapat terjamin.

"Yang terpenting kepala dapur betul-betul menjadi kepala rumah tangga di SPBG itu yang bertanggung jawab penuh terhadap siklus dari proses memilih dan memilah bahan, lalu bagaimana prosesnya, lalu bagaimana mendistribusikan," pungkasnya.

Sumber: Liputan6


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Kabut asap ganggu aktivitas belajar di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Ganggu Sekolah di Pekanbaru, DPRD Dorong Opsi PJJ hingga Libur
GDS, tersangka karhutla di Pelalawan saat diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Api di Sekitar Pondok Bawa Polisi ke GDS, 1,5 Hektare Lahan Pelalawan Terbakar
Ketua PWI Riau, H Raja Isyam Azwar.(istimewa)Berita Akurat Kalah Cepat dari Konten Viral, PWI Riau Siapkan Forum Khusus
Calon Penghulu Labuhan Tangga Besar, Meswanto SPd.(foto: afrizal/halloriau.com)Dapat Nomor Urut 3, Meswanto Targetkan Perubahan dan Penguatan Ekonomi Desa Labuhan Tangga Besar
  Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Pelantikan Ketua TP PKK Bangko.(foto: afirzal/halloriau.com)Bukan Sekadar Pelantikan, Bupati Rohil Tantang TP PKK dan Bunda PAUD Bangko Beri Dampak Nyata
Rapor merah BUMD di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Rapor Merah BUMD Riau: Kinerja SPR dan PIR Menurun
Senior Vice President of ZTE Zhang Wanchun, CTO of TM Forum George Glass, CTO of XLSMART Shurish Subbramaniam, James Zhang Senior Vice President of ZTE.(foto: istimewa)XLSMART Uji AI di Jaringan Aktif, Target Autonomous Network Level 4 Makin Nyata
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved