www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sekolah SD dan SMP Negeri Pekanbaru Dapat Dana Operasional Rp2 M
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


APHI Nilai Inpres Karhutla Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
Sabtu, 05 September 2026 - 07:56:39 WIB
Ketua APHI Soewarso.
Ketua APHI Soewarso.

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 dapat memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua APHI Soewarso mengatakan kebijakan tersebut penting untuk menyamakan langkah pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menghadapi risiko karhutla, terutama di tengah kondisi El Nino.

“Pada masa kritis menghadapi El Nino, kebijakan pemerintah yang mempertegas larangan pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi prakondisi penting untuk memastikan kesamaan langkah seluruh pihak dalam pencegahan dan pengendalian karhutla,” kata Soewarso, Jumat (4/9/2026).

Menurut Soewarso, Inpres Nomor 11 Tahun 2026 juga menegaskan agar tidak terdapat kebijakan daerah, perizinan, keputusan tata usaha negara, maupun diskresi pejabat yang dapat ditafsirkan sebagai legalisasi pembakaran hutan dan/atau lahan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

APHI juga mendukung pengetatan pengaturan terhadap pengecualian pembakaran hutan dan/atau lahan yang didasarkan pada kearifan lokal.

Soewarso menilai penerapan kearifan lokal perlu dilakukan secara terbatas, ketat, dan proporsional sehingga tidak menjadi alasan umum untuk membuka lahan dengan cara membakar.

“APHI akan terus membangun dialog, khususnya dengan masyarakat lokal, untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam pencegahan dan pengendalian karhutla di tingkat tapak, termasuk meningkatkan kesadaran mengenai risiko pembukaan lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Ia mengatakan perusahaan anggota APHI telah menjalankan prosedur operasional standar (SOP) pencegahan dan pengendalian karhutla di masing-masing areal kerja.

Selain itu, pelaku usaha berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, TNI, Manggala Agni, serta pemangku kepentingan lainnya dalam upaya pencegahan hingga pemadaman karhutla.

APHI mendorong penguatan kerja sama multipihak melalui deteksi dini, patroli terpadu, respons cepat, dan pemadaman yang terkoordinasi.

Menurut Soewarso, keterlibatan pemerintah, aparat, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat diperlukan untuk mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi.

APHI berharap pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2026 dapat memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan karhutla.

Soewarso juga berharap penegakan hukum tetap mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk langkah pencegahan dan pengendalian yang telah dilakukan pelaku usaha.

Dengan demikian, penanganan karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan dan koordinasi antarpihak.

Sumber: Republika


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal (foto/int)Sekolah SD dan SMP Negeri Pekanbaru Dapat Dana Operasional Rp2 M
Ilustrasi Koalisi Untuk Gajah Pelalawan soroti sidang kasus perburuan gading gajah (foto/riki)Koalisi Minta Sidang Kasus Perburuan Gajah Pelalawan Transparan dan Bongkar Jaringan Perdagangan
Ilustrasi luas Karhutla Riau tembus 18.770 hektare (foto/int)87,9 Hektare Lahan Kembali Terbakar, Total Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektare
Ketua APHI Soewarso.APHI Nilai Inpres Karhutla Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
ISPA di Riau meningkat.(infografis/AI/halloriau.com)ISPA Riau Meledak, Lebih 4.600 Kasus Hanya dalam 5 Hari, Kok Diskes Sebut Belum Signifikan?
  Ilustrasi hotspot Riau tembus 346 titik (foto/int)Hotspot Riau Melonjak, Inhil Membara 111 Titik Panas
Ilustrasi cuaca di Riau minim peluang hujan (foto/int)Minim Potensi Hujan, BMKG Prediksi Cuaca Riau Dominan Berawan
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho.Atasi Genangan, Pemko Pekanbaru Perbaiki Drainase di Enam Ruas Jalan
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi.Syahrial Abdi: Nilai BerAKHLAK Harus Diterapkan dalam Kerja Sehari-hari
Kasus HIV di Pekanbaru mengancam, mahasiswa kini jadi target screening.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Diskes Pekanbaru Bunyikan Alarm Bahaya, Tes HIV/AIDS Kini Diperluas Hingga ke Perguruan Tinggi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved