www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PLTU Tenayan Raya Sulap Sisa Batu Bara Jadi Paving Block dan Pupuk Gratis untuk Warga
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Purbaya Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor CPO, Anak Usaha Wilmar dan Musim Mas Disorot
Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00:00 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dua perusahaan yang tengah diusut Kejaksaan Agung terkait dugaan praktik under-invoicing dalam ekspor crude palm oil (CPO). Dua perusahaan tersebut disebut merupakan anak usaha dari grup besar Musim Mas dan Wilmar.

Sebelumnya, Purbaya diketahui telah menyerahkan data 10 perusahaan yang diduga terlibat praktik under-invoicing kepada Kejagung untuk ditindaklanjuti.

“Dua itu betul. Dua-duanya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Meski demikian, Purbaya enggan membeberkan identitas lengkap anak usaha dari kedua grup tersebut. Ia juga mengaku tidak mengingat perusahaan lain yang turut masuk dalam proses investigasi.

“Saya lupa yang lain, rupanya saya enggak ingat juga,” katanya.

Purbaya menegaskan pemerintah sebenarnya telah mengantongi data terkait dugaan praktik ilegal tersebut. Namun, ia memilih berhati-hati dalam menyampaikan nama perusahaan yang terlibat.

“Namanya belum kita sebutkan. Nanti saya dituntut, tapi kita sudah ada datanya,” ujarnya.

Menurut Purbaya, modus yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut diduga melalui penjualan CPO ke Singapura menggunakan trading company. Dalam prosesnya, dokumen ekspor diduga dimanipulasi sehingga harga ekspor tercatat jauh lebih rendah dibanding harga sebenarnya.

“Kita lihat harga di sini ekspor ke sana, itu setengah harga yang dari sini ke sana. Jadi ada under-invoicing, penyelundupan, 50 persen lah,” katanya.

Kasus ini kini tengah diusut bersama oleh Kejagung dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Proses penyelidikan disebut telah berjalan sejak sekitar tiga bulan lalu.

Purbaya menyebut langkah penegakan hukum ditempuh pemerintah sebagai ultimum remedium atau upaya terakhir. Ia menduga praktik under-invoicing dan manipulasi data ekspor tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Itu kan pasti bukan tahun ini saja. Sudah tahun-tahun sebelumnya seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, membenarkan pihaknya telah meningkatkan penanganan kasus dugaan manipulasi ekspor tersebut ke tahap penyidikan.

“Perkara manipulasi atau transfer pricing itu kita sekarang sedang lakukan penyidikan. Penyidikan. Ya, itu sekitar mungkin satu bulan lebih lalu. Data dari Menkeu itu melengkapi data yang ada di kita,” kata Syarief.

Ia menambahkan, dalam proses penyidikan tersebut, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, identitas para saksi itu belum diungkap ke publik.

“Ada beberapa saksi. Nanti kita sampaikan,” ujarnya.

Sumber: Investortrust


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto apresiasi langkah PLTU Tenayan ubah limbah jadi pupuk dan paving block.(foto: mcr)PLTU Tenayan Raya Sulap Sisa Batu Bara Jadi Paving Block dan Pupuk Gratis untuk Warga
BPJPH Kejar Tenggat Wajib Halal Oktober 2026.(foto: mcr)Aturan Baru Berlaku 18 Oktober 2026, Ratusan UMKM Bengkalis Kini Wajib Halal
Aksi nyata 28 pemuda HKBP Distrik XXII Riau di Pulau Rupat.(foto: istimewa)Langkah Nyata Generasi Muda HKBP Riau dalam Misi Kemanusiaan dan Ekologi di Pulau Rupat
Semarak RANS Carnival 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau.(foto: mcr)Raffi-Nagita Guncang Pekanbaru, Plt Gubri Riau Bocorkan Misi Besar di Balik RANS Carnival 2026
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Deteksi 163 Hotspot Sore ini, Bengkalis dan Sumsel Jadi Titik Merah Utama
  Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho potong kabel FO ilegal.(foto: int)Sapu Bersih Kabel FO Ilegal, Pemko Pekanbaru Beri Deadline Provider Internet Hingga Akhir 2026
Bus TMP tua di Terminal BRPS Pekanbaru.(foto: int)Bukan Cuma Tambah Armada, Ini Strategi Pangkas Waktu Tunggu Bus TMP Pekanbaru Jadi Lebih Cepat
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto tanam pohon.(foto: mcr)Rayakan Hari Jadi ke-69, Riau Targetkan Ribuan Pohon Pelindung Kepung Kawasan Stadion Utama
Media Relation Officer EMP Bentu (berdiri) sedang menyampaikan materi di Kampus UPBI Pekanbaru, Sabtu (6/6).Bukan Soal Teknologi, Ketahanan Mental Jadi Tantangan Gen Z
Ist.Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved