www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Marak Kasus Keracunan, Program MBG Sudah Seharusnya Dievaluasi Total
Rabu, 06 Mei 2026 - 07:58:00 WIB
ilustrasi menu MBG.
ilustrasi menu MBG.

JAKARTA - Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Air Asuk, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, mengungkap temuan serius terkait keamanan pangan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan makanan yang dikonsumsi mengandung bahan berbahaya serta terkontaminasi bakteri. Temuan ini diperoleh melalui dua tahap pengujian, yakni uji cepat oleh dinas kesehatan setempat dan uji laboratorium lanjutan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ketua Tim Investigasi BGN, Arie Karimah Muhammad, mengungkapkan bahwa hasil uji awal menemukan kandungan boraks pada sejumlah menu yang dikonsumsi siswa.

“Hasil rapid test menunjukkan adanya kandungan boraks pada menu telur kecap, tempe goreng, dan tumis sayuran, dengan kadar berkisar 100 hingga 5.000 mg/L,” ujarnya, Minggu (3/5), dikutip dari Antara.

Ia menegaskan, penggunaan boraks dalam makanan tersebut tidak semestinya terjadi. Bahan pangan seperti telur, tempe, dan sayuran dinilai tidak memerlukan tambahan pengawet kimia.

“Ini menjadi perhatian serius karena penggunaannya tidak sesuai dan berisiko bagi kesehatan,” katanya.

Selain kandungan boraks, hasil uji laboratorium juga menemukan kontaminasi bakteri berbahaya, yakni Escherichia coli (E. coli) dan Bacillus cereus yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Sebelumnya, dilaporkan ratusan siswa dari jenjang PAUD hingga SMP di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Tidak hanya siswa, sejumlah orang tua juga terdampak karena ikut mengonsumsi makanan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Anambas, Feri Oktavia, menyebutkan kejadian berlangsung pada Rabu (16/4).

Menurutnya, siswa yang terdampak berasal dari berbagai sekolah dan jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Sumber makanan berasal dari satu penyedia, yakni SPPG.

“Bukan hanya dari satu sekolah, tetapi dari beberapa sekolah berbeda. Makanannya berasal dari satu SPPG,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah orang tua turut mengalami gejala keracunan karena mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak atau cucu mereka.

“Ada orang tua yang ikut keracunan karena mengonsumsi jatah makanan anaknya,” tambahnya.

Terkait sumber pasti penyebab keracunan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Sampel makanan yang telah diambil akan dikirim ke laboratorium di Batam untuk diuji lebih lanjut oleh BPOM maupun laboratorium kesehatan masyarakat.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
  Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved