www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Lagi Cuci Piring, Nenek di Sungai Kuantan Disambar Buaya Besar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Isu "Ladang Korupsi Baru" MBG Disebut Habiskan Uang Negara
Rabu, 15 April 2026 - 07:27:00 WIB
ilustrasi menu MBG.
ilustrasi menu MBG.

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas pengadaan sejumlah barang dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengakui adanya pengadaan barang seperti sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), laptop, alat makan, hingga penggunaan jasa event organizer (EO). Namun, ia menegaskan jumlahnya tidak sebesar yang beredar di publik.

“Pengadaan itu ada, tetapi tidak sebanyak yang disebutkan. Misalnya laptop 32.000 unit dan alat makan senilai Rp4 triliun sama sekali tidak benar,” ujar Dadan, Selasa (14/4/2026).

Dadan menjelaskan, sepanjang 2025, pengadaan laptop di lingkungan BGN hanya mencapai sekitar 5.000 unit. Sementara pengadaan alat makan dilakukan untuk 315 SPPG yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia merinci, pagu anggaran alat makan sebesar Rp89,32 miliar dengan realisasi sekitar Rp68,94 miliar. Adapun total pagu untuk pengadaan alat makan di 315 SPPG mencapai sekitar Rp215 miliar.

Selain itu, pengadaan alat dapur juga menjadi bagian penting dalam operasional SPPG, dengan pagu anggaran Rp252,42 miliar dan realisasi sekitar Rp245,81 miliar.

Terkait isu pengadaan kaos kaki, Dadan menegaskan bahwa hal tersebut bukan dilakukan oleh BGN. Ia menyebut, kaos kaki merupakan bagian dari perlengkapan peserta dalam pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan.

Menurut Dadan, seluruh pengadaan dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional, sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, dan pengawasan sesuai peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan dugaan anggaran fantastis pengadaan alat makan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang disebut mencapai Rp4,19 triliun untuk 15 SPPG.

Angka tersebut menjadi sorotan karena dinilai tidak rasional. Mantan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Agustinus Edy Kristianto, menilai secara matematis angka tersebut setara dengan sekitar 41 juta set alat makan, jika satu set dihargai Rp100.000.

Perbandingan tersebut dianggap janggal jika dikaitkan dengan jumlah penduduk DIY yang sekitar 3,7 juta jiwa, sehingga memunculkan pertanyaan terkait dasar perhitungan anggaran.

Selain itu, isu lain yang berkembang di media sosial adalah dugaan anggaran Rp6,9 miliar untuk pengadaan 17.000 pasang kaos kaki, serta Rp113 miliar untuk jasa EO.

Menanggapi hal itu, Dadan menjelaskan bahwa penggunaan jasa EO dilakukan karena BGN masih berada pada tahap awal pembentukan kelembagaan.

“Sebagai lembaga baru, kami masih membangun sistem, struktur organisasi, dan tata kelola operasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan berskala besar seperti kampanye publik dan sosialisasi nasional membutuhkan dukungan pihak profesional agar berjalan efektif dan tepat waktu.

Menurutnya, jasa EO memiliki keahlian dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan hingga mitigasi risiko, yang saat ini belum sepenuhnya dimiliki oleh BGN secara internal.

Sumber: Fajar


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Lansia di Sungai Kuantan nyaris jadi korban terkaman buaya (foto/int)Lagi Cuci Piring, Nenek di Sungai Kuantan Disambar Buaya Besar
"TRC 112 Pekanbaru Aman", Hadirkan Layanan Cepat dan Terpadu untuk Menjawab Aduan Warga
Ilustrasi Plt Gubri SF Hariyanto saat meninjau pasar murah bersama Dirut RPB, Ade Putra (foto/ist)Catat Jadwalnya! Pasar Murah Pemprov Riau Hadir di Pekanbaru dan Rohul
Hadapi Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Perkuat Langkah Antisipasi dan Penanganan Banjir
Pekanbaru Berbenah: Jalan Diperbaiki, Simpang Ditata, Ikon Kota Diperindah
  Anggota TRC Regu Pemadam Kebakaran PT Arara Abadi unit usaha APP Group harus rela tinggalkan keluarga di momen Lebaran (foto/ist)12 Tahun Sebagai Petugas Pemadam Kebakaran Hutan, Tinggalkan Keluarga di Momen Lebaran
Ilustrasi Riau sumbang 15 titik panas di Pulau Sumatra (foto/int)Waspada Karhutla! 15 Hotspot Terdeteksi di Riau, Ini Sebarannya
Ilustrasi harga emas Antam Pekanbaru turun dibanding pekan lalu (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun, 1 Gram Kini Rp2,531 Juta
Ringankan Beban Orang Tua, Pemko Pekanbaru Salurkan Seragam Gratis untuk 19.900 Siswa
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho.PAD Pekanbaru Tumbuh 9,3 Persen, Penerimaan Pajak Tembus Rp1,04 Triliun hingga Oktober
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved