www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
PPN Kilang Dumai Perkuat Kesiapsiagaan, Firefighter Jalani Agility Test Berstandar Internasional
 
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Kredit Tumbuh 24,4 Persen di Tengah Tantangan Global
Rabu, 05 Agustus 2026 - 12:04:49 WIB
ist.
ist.

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I 2026 di tengah tantangan likuiditas industri perbankan serta dinamika geopolitik dan ekonomi global.

Pertumbuhan kredit yang sehat, struktur pendanaan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta transformasi bisnis yang berkelanjutan menjadi fondasi BNI dalam menciptakan pertumbuhan berkualitas dan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan perseroan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan yang berorientasi pada kualitas, penguatan bisnis inti, serta transformasi organisasi dan digital secara berkelanjutan.

"Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, BNI mengarahkan sumber daya pada sektor dan ekosistem yang memiliki prospek pertumbuhan sehat. Pendekatan ini memungkinkan perseroan menjaga produktivitas aset sekaligus meningkatkan relevansi layanan bagi nasabah di setiap segmen," ujar Putrama dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, arah pengembangan bisnis tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang berfokus pada penguatan fundamental perusahaan, penerapan tata kelola yang profesional, serta penciptaan nilai secara berkelanjutan.

Transformasi Digital Dorong Pertumbuhan Bisnis

BNI terus memperkuat transformasi digital dan jaringan sebagai salah satu motor pertumbuhan bisnis.

Hingga akhir Juni 2026, jumlah pengguna wondr by BNI mencapai 15,1 juta dengan volume transaksi meningkat 110 persen secara tahunan.

Sementara itu, pada segmen wholesale, pengguna BNIdirect mencapai 280 ribu dengan volume transaksi tumbuh 17 persen secara tahunan menjadi Rp6.039 triliun.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital BNI oleh nasabah ritel maupun korporasi.

Di sisi jaringan, implementasi program BRAVE (Branch, Region & Area Value Empowerment) telah diterapkan di seluruh wilayah operasional BNI.

Program ini memperkuat fungsi kantor cabang sebagai pusat penjualan, meningkatkan produktivitas jaringan, serta mengoptimalkan potensi bisnis di setiap daerah.

"Melalui BRAVE, setiap wilayah dan kantor cabang memiliki peran yang semakin kuat dalam menggali potensi ekonomi lokal serta membangun ekosistem bisnis. Integrasi antara kapabilitas jaringan dan solusi digital diharapkan dapat mempercepat akuisisi, memperluas transaksi, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan nasabah," ujar Putrama.

Kredit Tumbuh 24,4 Persen

Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, mengatakan hingga akhir Juni 2026 penyaluran kredit BNI tumbuh 24,4 persen secara tahunan menjadi Rp968,5 triliun.

Pertumbuhan tersebut didukung portofolio kredit yang semakin terdiversifikasi pada berbagai sektor ekonomi, mulai dari korporasi, segmen menengah, UMKM hingga konsumer.

Ekspansi kredit dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri dan profil risiko debitur guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio.

Di sisi pendanaan, Current Account Saving Account (CASA) tumbuh 11,2 persen secara tahunan sehingga rasio CASA tetap terjaga pada level 65,4 persen.

Kondisi tersebut mendorong efisiensi biaya dana, dengan cost of fund dana pihak ketiga membaik menjadi 2,56 persen, dibandingkan 2,78 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan dan Profitabilitas Menguat

Penguatan fundamental bisnis juga tercermin dari peningkatan pendapatan inti perusahaan.

Hingga semester I 2026, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) meningkat 14,2 persen menjadi Rp22,3 triliun.

Pada periode yang sama, pendapatan berbasis komisi (Fee-Based Income/FBI) juga tumbuh 14,2 persen menjadi Rp9 triliun.

Pertumbuhan tersebut mendorong Pre-Provision Operating Profit (PPOP) mencapai Rp18,5 triliun, yang menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah BNI untuk periode semester pertama.

Sementara itu, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp10,8 triliun.

"Peningkatan pendapatan tidak hanya berasal dari ekspansi kredit, tetapi juga dari pertumbuhan transaksi, solusi cash management, layanan digital, serta aktivitas berbasis komisi lainnya. Diversifikasi sumber pendapatan ini penting untuk menjaga ketahanan profitabilitas BNI dalam berbagai kondisi siklus ekonomi," ujar Paolo.

Kualitas Aset Tetap Terjaga

Seiring pertumbuhan bisnis, kualitas aset BNI juga menunjukkan perbaikan.

Hingga akhir Juni 2026, rasio Loan at Risk (LAR) turun dari 11 persen menjadi 8,1 persen, sedangkan rasio Non-Performing Loan (NPL) berada pada level 1,9 persen.

BNI juga mempertahankan kebijakan pencadangan yang konservatif sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko yang prudent.

Direktur Risk Management BNI, David Pirzada, mengatakan kualitas aset yang tetap terjaga merupakan hasil penerapan manajemen risiko secara disiplin pada seluruh tahapan proses bisnis.

"Pengelolaan risiko dilakukan sejak tahap penetapan sektor prioritas, analisis kelayakan debitur, hingga pemantauan pascapenyaluran kredit. BNI juga terus memperkuat sistem peringatan dini agar setiap perubahan profil risiko dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih cepat," ujarnya.

Memasuki paruh kedua 2026, BNI akan terus memperkuat struktur pendanaan, menjaga pertumbuhan kredit yang berkualitas dan terdiversifikasi, mempertahankan kualitas aset, serta melanjutkan transformasi digital dan implementasi BRAVE guna meningkatkan produktivitas dan memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.

Sumber: Viva


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai perkuat kesiapsiagaan firefighter melalui agility test (foto/ist)PPN Kilang Dumai Perkuat Kesiapsiagaan, Firefighter Jalani Agility Test Berstandar Internasional
ist.BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Kredit Tumbuh 24,4 Persen di Tengah Tantangan Global
Viral seorang pengendara sepeda motor nekat masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (foto/int)Pemotor Nekat Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Diamankan Polisi, Ini Penjelasan Keluarga
  Pekanbaru tuan rumah GCMC IMT-GT ke-9, bahas kolaborasi kota hijau (foto/int)Pekanbaru Jadi Tuan Rumah GCMC IMT-GT ke-9, Dorong Kerja Sama Green City
UIR pertahankan juara 1 pengelola laman dan sosial media terbaik di lingkungan LLDIKTI XVII (foto/ist)Empat Tahun Beruntun, UIR Kembali Raih Juara 1 Pengelola Laman dan Media Sosial Terbaik LLDIKTI XVII
Ilustrasi puluhan hotspot tersebar di Riau (foto/int)Sebaran Hotspot di Riau Bertambah, BMKG Temukan 44 Titik Panas
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved