JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 sebagai simbol perjalanan panjang perseroan dalam melayani masyarakat Indonesia selama delapan dekade.
Logo tersebut merepresentasikan semangat pengabdian, kolaborasi, dan komitmen BNI untuk terus hadir mendampingi kebutuhan finansial masyarakat lintas generasi.
Memasuki usia ke-80 pada 2026, BNI menegaskan posisinya sebagai bank nasional pertama milik negara yang terus tumbuh bersama bangsa. Selama delapan dekade, BNI tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam berbagai fase kehidupan, mulai dari menabung, mengembangkan usaha, hingga mewujudkan berbagai tujuan finansial.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan peringatan HUT ke-80 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian kepada negeri sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Usia 80 tahun bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui logo HUT ke-80, kami ingin menghadirkan interpretasi yang lebih humanis mengenai bagaimana nilai pengabdian BNI hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sejarah Panjang BNI
Putrama menjelaskan, perjalanan BNI tidak dapat dipisahkan dari sejarah pendiriannya pada 5 Juli 1946, ketika Indonesia tengah membangun fondasi pemerintahan dan kedaulatan ekonomi setelah merdeka.
Saat itu, R.M. Margono Djojohadikusumo menggagas berdirinya bank milik bangsa sendiri sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
"BNI lahir dari semangat perjuangan dan keyakinan bahwa bangsa ini membutuhkan bank sendiri. Sejak awal, BNI bukan hanya menjalankan fungsi perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun harga diri ekonomi Indonesia," kata Putrama.
Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI), yang menjadi simbol kedaulatan ekonomi bangsa. Semangat tersebut, menurut Putrama, terus diwariskan dalam budaya pelayanan BNI hingga kini melalui inovasi layanan, strategi bisnis, serta dedikasi seluruh insan BNI kepada masyarakat.
Filosofi Logo HUT ke-80
Nilai pengabdian tersebut diwujudkan dalam identitas visual HUT ke-80 yang memaknai angka 80 sebagai simbol usia, perjalanan panjang, dan komitmen pelayanan.
Angka delapan menjadi elemen utama karena menyerupai simbol tak hingga (infinity) saat diposisikan secara horizontal. Filosofi tersebut menggambarkan semangat pelayanan yang terus bergerak tanpa henti.
Sementara itu, angka nol melambangkan keutuhan, kesinambungan, dan ruang pelayanan yang selalu terbuka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Perpaduan kedua angka tersebut menjadi simbol bahwa usia 80 tahun bukan hanya tonggak perjalanan, tetapi juga awal untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Makna tersebut diperkuat melalui elemen visual berupa garis yang mengalir dinamis sebagai representasi semboyan BNI, Swadharma Bhakti Nagara, yang bermakna mengabdi dan melayani negeri melalui karya terbaik.
Simbol Kolaborasi dan Optimisme
BNI juga menilai logo HUT ke-80 mencerminkan kolaborasi yang terus terjalin antara perseroan, masyarakat, mitra usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dari sisi visual, gradasi warna kuning-oranye melambangkan energi, optimisme, dan kehangatan dalam pelayanan kepada nasabah. Sementara warna biru toska merepresentasikan kepercayaan, stabilitas, dan profesionalisme sebagai fondasi hubungan jangka panjang antara BNI dan masyarakat.
Ke depan, logo HUT ke-80 akan menjadi identitas utama dalam berbagai kegiatan komunikasi, promosi, publikasi, serta aktivasi BNI bersama para mitra.
"Kehadiran logo ini diharapkan memperkuat pesan bahwa selama delapan dekade, BNI tidak hanya tumbuh sebagai institusi perbankan, tetapi juga terus menghidupkan nilai pengabdian melalui semangat Melayani Sepenuh Hati untuk kemajuan masyarakat, perekonomian, dan Indonesia," ujar Putrama.
Melalui momentum HUT ke-80, BNI kembali menegaskan komitmennya menjalankan nilai Swadharma Bhakti Nagara dengan menghadirkan solusi keuangan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia, baik saat ini maupun di masa mendatang.