DUMAI - Kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai dan Universitas Dumai (Unidum) menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi media sekaligus kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 PWI dan Dies Natalis ke-3 Unidum digelar di Aula Lantai III Universitas Dumai, Selasa (12/5/2026), dengan menghadirkan seminar jurnalistik, pelantikan organisasi mahasiswa, serta aksi donor darah.
Walikota Dumai melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Dumai, Drs H Muhammad Yunus menegaskan, pentingnya sinergi dunia akademik dan pers dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.
“Seminar jurnalistik bagi mahasiswa merupakan langkah penting untuk mencetak generasi yang melek media dan mampu menangkal hoaks. Momentum HUT PWI ke-80 dan Dies Natalis Unidum ke-3 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pembangunan SDM di Kota Dumai,” ujarnya.
Selain seminar, kegiatan juga dirangkai dengan pelantikan Himpunan Mahasiswa (HIMA) serta Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) periode 2026–2027.
Rektor Universitas Dumai, Dr Ir Muhardi MKom IPM menegaskan, pelantikan organisasi mahasiswa bukan sekadar agenda seremonial.
“Pelantikan ini adalah awal pengabdian mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan dan kontribusi sosial di lingkungan kampus,” kata Muhardi.
Ia menilai seminar jurnalistik yang diinisiasi PWI Dumai sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi informasi di era digital.
Ketua PWI Dumai, Bambang Prayetno menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian insan pers kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pers mahasiswa memiliki peran penting sebagai ruang belajar dan ruang kritik. Mahasiswa harus berani menulis karena dari tulisan lahir ide, gagasan, kritik membangun, dan informasi yang bermanfaat,” katanya.
Seminar bertema “Membangkitkan Pers Mahasiswa” dengan subtema “Pentingnya Ilmu Jurnalistik di Lingkungan Kampus” menghadirkan Ketua Seksi Kompetensi Wartawan PWI Dumai, Cipto Setyawan, sebagai narasumber.
Mahasiswa didorong aktif membangun budaya membaca dan menulis secara positif, profesional, serta beretika di media kampus maupun platform digital.
Tak hanya fokus pada literasi, kegiatan juga dirangkai aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Dumai.
Ketua PMI Kota Dumai, H Taufik Ibrahim, mengapresiasi tingginya partisipasi mahasiswa dan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketersediaan stok darah di Dumai sangat bergantung pada aksi sukarela masyarakat dan kolaborasi lintas organisasi.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Dumai, Ketua Kadin Dumai, perwakilan Danlanal Dumai, civitas akademika Unidum, pengurus PWI Dumai, organisasi kepemudaan, serta ratusan mahasiswa Universitas Dumai.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat kualitas SDM, literasi media, dan kepedulian sosial di Kota Dumai.