PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Riau, Suyadi, mengingatkan agar upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau tetap berjalan optimal meskipun memasuki masa libur Idul Fitri.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca panas yang mulai meningkat dan berpotensi memicu munculnya titik panas di sejumlah wilayah di Riau.
Menurut Suyadi, periode libur Lebaran kerap membuat tingkat kewaspadaan menurun, padahal potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan seluruh pihak yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Karhutla harus tetap berada dalam kondisi siaga penuh guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran yang lebih besar.
“Jangan sampai momen libur Lebaran membuat penanganan karhutla menjadi kendor. Apalagi saat ini suhu udara semakin panas dan titik panas juga terus bertambah,” kata Suyadi, Kamis (12/3/2026).
Suyadi menilai langkah pencegahan harus tetap dijalankan secara maksimal, meskipun sebagian masyarakat sedang merayakan libur Idul Fitri.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan semakin sulit dikendalikan, terlebih pada saat sebagian petugas juga menjalani masa libur.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Satgas Karhutla yang terus melakukan berbagai langkah pencegahan, di antaranya melalui patroli udara menggunakan helikopter serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“Langkah-langkah ini patut kita apresiasi, termasuk upaya pencegahan yang dilakukan di tingkat kabupaten dan kota. Namun saya berharap kewaspadaan tetap dijaga dan jangan sampai kendor saat libur Lebaran,” tegasnya.