www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Penolakan Apkasindo Ditanggapi DPRD Riau, Kebijakan Disebut untuk Infrastruktur
Jumat, 20 Februari 2026 - 08:24:00 WIB
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto.
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto.

PEKANBARU - Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menanggapi penolakan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) terhadap rencana penerapan pajak air permukaan pada sektor perkebunan kelapa sawit. Ia menilai polemik tersebut perlu diluruskan melalui dialog terbuka agar tidak memicu kesalahpahaman di masyarakat.

Menurut Kaderismanto, pemahaman mengenai pajak air permukaan harus diperjelas. Ia menegaskan pajak air permukaan merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan pajak air bawah tanah menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

“Pajak air permukaan itu kewenangan provinsi, sementara pajak air bawah tanah menjadi hak dan kewenangan kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan yang berkembang di DPRD Riau menghitung pajak air permukaan pada perkebunan sawit berdasarkan jumlah pokok atau batang sawit per hektare. Namun, penolakan yang disampaikan Apkasindo, termasuk oleh Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung, dinilai sebaiknya direspons melalui diskusi bersama.

“Jika ada penolakan, mari duduk bersama. Kami terbuka untuk dialog,” katanya.

Kaderismanto menilai isu tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau. Dengan luas perkebunan sawit yang mencapai jutaan hektare dan keterbatasan APBD, pembiayaan perbaikan serta peningkatan kualitas jalan membutuhkan dukungan sumber pendanaan yang memadai.

Ia menyoroti kondisi di lapangan, di mana kendaraan pengangkut sawit kerap melebihi kapasitas tonase jalan. Menurutnya, beban jalan yang dirancang untuk 6 ton sering kali dilintasi kendaraan bermuatan 8 hingga 12 ton, sehingga mempercepat kerusakan jalan.

Jika kerusakan terus berulang, biaya perbaikan kembali ditanggung APBD, sementara pengguna jalan dengan tonase tinggi didominasi kendaraan sektor perkebunan. Karena itu, kebijakan yang berimbang dinilai diperlukan agar kontribusi terhadap perbaikan infrastruktur juga dirasakan adil, tanpa membebani petani.

Ia memaparkan simulasi perhitungan pajak, yakni sekitar Rp1.700 per batang sawit per tahun. Dengan asumsi satu hektare berisi sekitar 130 batang, total pajak diperkirakan sekitar Rp215 ribu per hektare per tahun. Sementara dengan produksi rata-rata 18 ton per hektare per tahun dan harga sawit saat ini, penghasilan kotor diperkirakan mencapai sekitar Rp24 juta per tahun.

Dengan perbandingan tersebut, Kaderismanto menilai besaran pajak relatif kecil dibandingkan potensi pendapatan. Ia menekankan pajak yang dihimpun akan kembali digunakan untuk pembangunan jalan dan infrastruktur yang juga menunjang distribusi hasil panen petani.

Ia berharap polemik terkait kebijakan tersebut tidak berlarut-larut dan dapat menjadi ruang dialog konstruktif antara DPRD, pemerintah daerah, dan Apkasindo demi kepentingan petani serta pembangunan daerah.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
  Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved