PEKANBARU - Anggota DPRD Riau, Khairul Umam mendorong pemerintah untuk segera mengoperasikan Jalan Lingkar Barat Duri, Kabupaten Bengkalis.
Sehingga kendaraan bermuatan berat tidak lagi melalui jalur dalam kota yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan lalu lintas.
Anggota DPRD Riau Dapil Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti ini mengungkapkan, jalannya sudah selesai dan sudah bisa dilewati, hanya saja belum difungsikan pemerintah terkait.
"Di Jalan Lingkar Duri memang sampai sekarang, saya perhatikan, karena saya tinggal di sana, itu masih belum difungsikan, tapi sudah tembus ya," ujar khairul umam, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, proyek jalan tersebut sebelumnya sempat terkendala karna melewati kawasan Hutan Lindung Talang.
Namun sekarang sudah diselesaikan, tapi belum difungsikan. Akibatnya, truk-truk besar dan bus masih masuk kota.
"Karena sudah tembus sudah bisa semuanya, tapi ini belum difungsikan. Sehingga sekarang ya memang truk-truk, dan sebagainya masih lewat di kota, termasuk bus besar," ucapnya.
Saat masa reses, banyak masyarakat secara langsung meminta agar Jalan Lingkar tersebut segera difungsikan, sehingga arus kendaraan bermuatan besar dapat dialihkan ke Jalan Lingkar itu.
"Kita minta kepada yang berwenang untuk menyegerakanlah kalau seandainya itu jadi jalan nasional," sebutnya.
"Dan tentu saja, yang jalan nasional sekarang ini jadi jalan kabupaten. Seperti itu karena, jalan kota kan," jelasnya.
Jalan Lingkar Barat memiliki panjang 33 kilometer, menghubungkan Kelurahan Balai Raja hingga Desa Petani.
Jika difungsikan, jalur ini akan menjadi rute utama kendaraan logistik dari Dumai-Duri, dan Pekanbaru.
Dengan difungsikannya Jalan Lingkar Barat Duri, mantan Ketua DPRD Bengkalis tersebut optimis permasalahan lalu lintas akibat truk bermuatan besar dapat teratasi serta mendukung kelancaran mobilitas dan keselamatan pengguna jalan.
"Ini sangat urgent, yang paling dikhawatirkan adalah kecelakaan sudah banyak korban di jalan kota, di Jalan Hangtuah itu," ungkapnya.
"Setahu saya sudah tiga yang meninggal karena ditabrak, belum lagi di Simpang Grogot. Kalau dikumpulkan sudah puluhan korban karena lalu lintas mobil besar," pungkasnya.