PELALAWAN – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, mulai memasuki fase pengamanan akhir pada hari kedua operasi.
Kondisi lapangan dilaporkan semakin terkendali setelah hujan ringan mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menyampaikan, perubahan cuaca memberi dampak signifikan terhadap percepatan pengendalian api.
“Kondisi tempat kejadian perkara mulai kondusif, salah satunya karena dampak hujan ringan malam kemarin,” ujarnya, Sabtu (8/5/2026).
Meski situasi membaik, tim gabungan belum sepenuhnya menghentikan operasi. Beberapa titik masih mengeluarkan asap akibat bara yang tersimpan di bawah permukaan tanah.
Petugas kini memusatkan penanganan pada ground fire, terutama di tunggul-tunggul pohon kelapa yang masih menyimpan panas. Tahap ini krusial karena bara bawah tanah kerap menjadi pemicu kebakaran berulang.
“Beberapa titik yang masih terdapat asap dilakukan pemadaman ground fire di tunggul-tunggul pohon kelapa, memastikan kondisi kebakaran bawah dituntaskan,” jelas Ferdian.
Teknik pemadaman ini dilakukan secara intensif untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke lapisan tanah terdalam.
Hingga Sabtu sore, proses mopping up masih berlangsung. Tim Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bekerja bersama satuan tugas kecamatan guna memastikan tidak ada sisa titik api.
“Sampai sore tadi masih dilaksanakan mopping up lanjutan oleh Tim Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama satgas kecamatan. Operasi akan dilanjutkan besok pagi dengan target sapu bersih,” tegasnya.