www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hampir 5 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Evaluasi Kemendagri Rampung, Ketua DPRD: APBD Riau 2026 Siap Digunakan
Senin, 05 Januari 2026 - 20:51:20 WIB
Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto (foto/IG DPRD Riau)
Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto (foto/IG DPRD Riau)

PEKANBARU – Proses evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun anggaran 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah rampung.

Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, memastikan hasil evaluasi tersebut tidak menemukan persoalan krusial, sehingga APBD 2026 dapat segera dijalankan oleh pemerintah daerah.

Kaderismanto menjelaskan, tindak lanjut hasil evaluasi Kemendagri telah dibahas secara intensif melalui koordinasi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada 29 Desember 2025 lalu. Dengan rampungnya pembahasan tersebut, tidak ada lagi kendala administratif untuk memulai pelaksanaan anggaran.

“Sudah kita bahas bersama. Artinya setelah itu APBD sudah bisa digunakan. Sekarang tinggal pemerintah daerah menjalankan sesuai proses yang biasa,” ujar Kaderismanto kepada media di Pekanbaru, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, tidak terdapat perubahan substansial pada postur APBD yang telah disahkan sebelumnya. Seluruh program dan kegiatan strategis tetap mengacu pada kemampuan keuangan daerah yang telah disepakati, demi menjaga kesinambungan pembangunan di Provinsi Riau sepanjang tahun 2026.

Untuk sisi pendapatan, DPRD dan pemerintah daerah menyusun asumsi APBD secara realistis di kisaran Rp8,2 triliun hingga Rp8,3 triliun. Angka tersebut merujuk pada realisasi pendapatan tahun 2025 yang mencapai sekitar 86 persen atau sebesar Rp8,2 triliun dari target Rp8,5 triliun.

“Jadi asumsi APBD kita itu betul-betul realistis dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Hampir pas antara asumsi dan realisasi,” jelas Kaderismanto.

Meski disusun secara konservatif, DPRD Riau tetap optimistis pendapatan daerah masih berpeluang meningkat sepanjang tahun berjalan. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta potensi tambahan transfer dari pemerintah pusat melalui Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi harapan utama, terutama jika kondisi keuangan nasional membaik.

Optimisme tersebut tetap dijaga meski sebelumnya Provinsi Riau mengalami pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang cukup signifikan, mencapai Rp1,2 triliun. Menurut Kaderismanto, peningkatan pendapatan negara dapat membuka peluang bertambahnya alokasi transfer ke daerah.

“Kalau pendapatan negara bertambah, bukan tidak mungkin transfer ke daerah juga ikut bertambah. Jadi kita tidak perlu merasa pesimis terhadap ketersediaan anggaran,” tegas politisi yang akrab disapa Kade itu MCRiau.

Namun, penurunan total postur APBD Riau turut berdampak pada perubahan status fiskal daerah. Provinsi Riau yang sebelumnya masuk kategori fiskal tinggi, kini bergeser menjadi kategori fiskal sedang. Perubahan ini membawa konsekuensi pada penyesuaian sejumlah komponen belanja daerah.

Dampak paling terasa terdapat pada komponen tunjangan, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN serta tunjangan komunikasi anggota DPRD. “Perubahan kategori ini berimplikasi pada banyak hal, termasuk tunjangan pegawai. Tunjangan komunikasi DPRD juga pasti turun karena hitungannya berubah dari kategori APBD tinggi ke sedang,” pungkas Kaderismanto.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi ribuan terdampak pembatalan penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru (foto/int)Hampir 5 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Ketua BK DPRD Pekanbaru, Nofrizal (foto/int)BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
  Ilustrasi hotspot di Riau meningkat (foto/int)Hotspot di Riau Kembali Melonjak, Tembus 222 Titik
F-16 Lanud Roesmin Nurjadin turun pantau Karhutla di Riau (foto/int)Langit Riau Dipantau F-16, Lanud Roesmin Nurjadin Deteksi Dini Titik Karhutla
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved