PEKANBARU - Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase di Kota Pekanbaru sepanjang 2026 mulai menunjukkan hasil. Dampak pembangunan tersebut pun telah dirasakan masyarakat. Namun, upaya pembenahan infrastruktur dinilai masih perlu dilanjutkan, terutama di sejumlah titik yang belum tersentuh pengerjaan.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menambah alokasi anggaran perbaikan jalan dan drainase pada 2027. Bahkan, ia menyarankan agar anggaran tahun depan ditingkatkan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun ini.
"Idealnya, anggaran perbaikan jalan dan drainase tahun depan itu bisa ditambah dua kali lipat dibandingkan tahun 2026," saran Rois, Selasa (3/11/2026)
Menurut Rois, meski berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemko Pekanbaru telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Terutama pada sejumlah ruas jalan dan titik drainase yang belum mendapatkan penanganan, meskipun telah masuk dalam pemetaan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengungkapkan, anggaran perbaikan jalan pada 2026 dialokasikan sebesar Rp100 miliar. Begitu juga dengan anggaran pembenahan drainase yang nilainya mencapai Rp100 miliar.
Namun, realisasi pengerjaan drainase di lapangan diperkirakan belum maksimal. Pasalnya, hingga saat ini baru enam titik drainase yang diperbaiki.
"Tentunya perlu ada peningkatan alokasi anggaran, agar penanganan infrastruktur di Pekanbaru bisa menjangkau lebih banyak wilayah," terangnya.
Rois menilai, penambahan anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk mengoptimalkan program pembangunan yang telah direncanakan Pemko Pekanbaru.
Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, pengerjaan perbaikan jalan dan drainase di berbagai wilayah dapat dilakukan secara lebih maksimal. Selain itu, target pembangunan yang telah ditetapkan juga diharapkan bisa tercapai lebih cepat.
Ia berharap, persoalan infrastruktur yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah Pemko Pekanbaru dapat terus dikurangi melalui kesinambungan pembangunan dan dukungan anggaran yang memadai.
Rois juga meminta OPD terkait agar mulai mempersiapkan perencanaan pembangunan infrastruktur 2027 secara matang, sehingga kebutuhan anggaran dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Kita harapkan, OPD terkait mempersiapkan ini secara matang. Apalagi sekarang kan dalam proses pembahasan R-APBD 2027," katanya.
Dengan peningkatan anggaran tersebut, diharapkan pembenahan jalan dan drainase di Pekanbaru dapat semakin merata, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.