PEKANBARU - Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas Kota Pekanbaru, terutama Jalan Siak II, Kecamatan Rumbai, menjadi persoalan keselamatan yang kembali disorot setelah kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di kawasan Palas.
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulkardi SH MH mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) segera memasang lampu penerangan di ruas jalan yang rawan kecelakaan.
Menurutnya, kondisi jalan gelap tidak boleh terus dibiarkan karena meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.
Kecelakaan fatal di Jalan Siak II wilayah Palas pada Kamis malam (29/10/2026) menjadi perhatian serius.
Zulkardi menyebut, laporan masyarakat menunjukkan kecelakaan di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.
"Informasi yang kami terima dari masyarakat, di kawasan itu sudah berulang kali terjadi lakalantas. Kami minta Dishub segera pasang lampu jalan," ucapnya, Senin (2/11/2026).
Politisi PDIP tersebut menilai persoalan PJU di Kecamatan Rumbai sudah berlangsung lama.
Keluhan mengenai jalan gelap hampir selalu muncul dalam pertemuan dengan masyarakat di daerah pemilihannya.
Minimnya pencahayaan membuat pengendara kesulitan mengenali kondisi jalan, mulai dari kendaraan dari arah berlawanan, lubang, hingga potensi hambatan lain yang bisa memicu kecelakaan.
Zulkardi menegaskan, penanganan persoalan tersebut tidak cukup hanya dengan menerima laporan warga.
Dishub perlu melakukan pemeriksaan langsung dan memetakan ruas jalan yang membutuhkan penerangan berdasarkan tingkat kerawanan.
Untuk mendorong tindak lanjut, Komisi IV DPRD Pekanbaru berencana memanggil Dishub melalui rapat dengar pendapat (hearing).
"Karena sudah berulang kali, kami akan agendakan panggil hearing Dishub, untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat ini," ujarnya.
Zulkardi juga meminta Pemko tidak hanya berfokus pada Jalan Siak II.
Sejumlah kawasan lain di Pekanbaru yang memiliki penerangan terbatas perlu ikut diperiksa agar persoalan serupa tidak menimbulkan korban berikutnya.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas dalam penyediaan fasilitas publik.
Penerangan yang memadai dan perbaikan jalan merupakan dua kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan.
"Pastinya kita berharap, tidak ada kejadian lakalantas yang merengut nyawa lagi, hanya gara-gara tidak ada lampu jalan, atau jalan rusak di kota ini," pungkasnya.