www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Robin Eduar Desak Polisi Tutup Semua Jalur Masuk Narkoba ke Pekanbaru
Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:57:19 WIB
Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH.(foto: int)
Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH.(foto: int)

PEKANBARU - DPRD Kota Pekanbaru mendesak kepolisian memperketat pengawasan seluruh jalur masuk narkotika ke Riau, menyusul maraknya pengungkapan kasus dengan barang bukti dalam jumlah besar.

Penindakan terhadap pengedar dinilai belum cukup jika jalur distribusi dan dugaan keterlibatan oknum aparat tidak diberantas.

Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH menilai pemberantasan narkoba harus diarahkan pada pemutusan rantai pasokan, bukan sekadar menangkap pengguna, pengedar, maupun menggerebek lokasi yang diduga menjadi pusat transaksi.

Ia mengapresiasi pengungkapan kasus narkotika oleh jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat dan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang.

Menurutnya, penyitaan ratusan kilogram sabu, puluhan ribu butir ekstasi, serta penangkapan ratusan tersangka menunjukkan adanya upaya penegakan hukum yang perlu dipertahankan.

"Pertama, pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan jajaran kepolisian di Riau belakangan ini patut kita apresiasi," kata Robin, Jumat (30/10/2026).

"Apalagi, sudah menyita barang bukti dalam jumlah besar, mulai dari ratusan kilogram sabu hingga puluhan ribu butir ekstasi, serta menangkap ratusan tersangka," sambungnya.

Namun, politisi PDIP tersebut mengingatkan, keberhasilan operasi kepolisian tidak semestinya hanya diukur dari jumlah tersangka dan barang bukti yang disita.

Menurutnya, pengawasan terhadap jalur distribusi narkotika harus menjadi prioritas agar jaringan pemasok tidak terus memiliki kesempatan memasukkan barang haram ke Pekanbaru.

"Kalau kita ingin pemberantasan narkoba ini berjalan maksimal sesuai perintah Kapolri, maka pengawasan harus diperketat. Semua pintu masuk ke Kota Pekanbaru harus ditutup dari akses masuknya narkoba," tegasnya.

Robin meminta aparat memetakan dan mengawasi pelabuhan resmi, pelabuhan tidak resmi atau pelabuhan tikus, jalur darat, serta akses lain yang berpotensi dimanfaatkan jaringan narkotika.

Sejumlah wilayah seperti Bengkalis, Dumai, Rohil hingga kawasan perbatasan Sumut-Riau juga diminta mendapat pengawasan khusus.

Wilayah tersebut dinilai perlu menjadi perhatian dalam upaya mencegah masuknya narkotika ke Riau.

Ia menyarankan pembentukan tim gabungan yang ditempatkan pada titik-titik rawan untuk menjalankan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan.

"Kalau perlu, siagakan anggota dan tim gabungan di jalur-jalur tersebut," ujarnya.

Selain pengawasan jalur distribusi, Robin menyoroti pentingnya pembenahan internal institusi penegak hukum.

Ia meminta pengawasan terhadap personel dilakukan secara serius untuk mencegah kemungkinan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan narkotika.

Menurutnya, upaya pengamanan jalur masuk akan kehilangan efektivitas apabila personel yang ditugaskan justru diduga menjadi pelindung, kurir, atau bagian dari jaringan peredaran narkoba.

"Pastikan juga tim yang melakukan pengawasan tidak terlibat dalam jaringan. Sebab, selama ini ada dugaan keterlibatan oknum aparat yang menjadi beking, bahkan diduga berperan sebagai kurir maupun bandar," ungkapnya.

Robin menegaskan, tidak boleh ada perlakuan khusus terhadap siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk anggota institusi penegak hukum.

"Bersihkan semuanya. Jangan sampai ada oknum yang justru melindungi atau ikut bermain dalam jaringan narkoba," katanya.

Robin juga mengapresiasi operasi kepolisian di sejumlah tempat hiburan malam, kawasan permukiman hingga lokasi yang selama ini diduga menjadi pusat peredaran narkotika.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa razia dan penggerebekan lebih banyak menyasar aktivitas peredaran yang terlihat di lapangan.

Tanpa pengawasan terhadap pemasok dan jalur distribusi, jaringan narkotika berpotensi kembali beroperasi.

Karena itu, ia mendorong kepolisian mengombinasikan penindakan dengan strategi pencegahan yang menyasar sumber pasokan.

"Itu tadi, untuk jangka panjangnya, tutup semua pintu masuk dan pastikan tidak ada lagi yang bisa membawa barang haram itu ke daerah ini," tukasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
BRI kukuhkan 35 orang penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026 Batch 7 (foto/ist)Dukung Peningkatan Kualitas Industri Media, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa S2
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho saat meninjau sejumlah infrastruktur Pekanbaru (foto/ist)Danau Buatan Bakal Disulap Jadi Danau Lestari, Wako Gandeng Menteri PU
  Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto (kanan) mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) memberikan pemaparan kepada media seusai memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). ANTARA/HO-APHIAPHI Kerahkan Regu Pemadam dan Siapkan Sumur Bor untuk Tangani Karhutla di Kalteng
Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026 (foto/dok-motogp)Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026, Naik ke Posisi Tujuh Klasemen
MoU PT BSP dengan Kejati Riau.BSP Gandeng Kejati Riau, Cegah Risiko Hukum dalam Pengelolaan Bisnis Migas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved