www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Rp4 Miliar untuk Drainase Jalan Paus, Pemko Pekanbaru Targetkan Rampung Desember
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perumdam Tirta Siak Krisis Air Bersih, Dana Pembangunan Pekanbaru Terancam Dipotong Ratusan Miliar
Rabu, 02 September 2026 - 19:15:19 WIB
Perumdam Tirta Siak krisis air bersih.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Perumdam Tirta Siak krisis air bersih.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) bernilai fantastis hingga Rp400 miliar kini menjadi ancaman nyata bagi Pemko Pekanbaru.

Ancaman pemotongan langsung (intercept) pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) ini mengintai imbas dari risiko wanprestasi kerja sama proyek infrastruktur Perumdam Tirta Siak yang dinilai terus membebani keuangan daerah di tengah kondisi defisit.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka memperingatkan, sanksi finansial dari pusat melalui hak regres ini bukan sekadar gertakan.

Jika Perumdam Tirta Siak gagal memenuhi kewajiban finansialnya, kas daerah yang akan menjadi korban utamanya.

"Dampaknya akan langsung menekan likuiditas APBD, tentunya mengganggu pembiayaan program-program prioritas masyarakat. Seperti halnya infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan lainnya," tegas Rizky Bagus Oka, Rabu (2/9/2026).

Untuk memitigasi "bom waktu" finansial ini, DPRD mendesak Pemko Pekanbaru segera mengambil langkah penyelamatan.

Fokus utamanya bukan lagi sekadar memberi suntikan dana, melainkan merombak total manajemen dan memperluas ekosistem bisnis perusahaan plat merah tersebut secara agresif.

Salah satu strategi utama untuk menyelamatkan Perumdam Tirta Siak dari kebangkrutan dan ketergantungan pada APBD adalah dengan memaksa sektor komersial beralih menggunakan layanan air perpipaan resmi.

Rizky mendorong Pemko segera menerbitkan payung hukum yang mengikat, baik berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Walikota (Perwako).

Aturan ini nantinya akan membatasi penggunaan air tanah yang merusak lingkungan, sekaligus mewajibkan pusat perbelanjaan, perhotelan, kawasan industri, hingga gedung-gedung pemerintahan untuk menjadi pelanggan Tirta Siak.

"Selain pembenahan internal, Pemko Pekanbaru kami minta menyiapkan penguatan regulasi melalui Perda maupun Perwako, dengan tujuan memaksimalkan potensi pasar dan ekosistem bisnis Tirta Siak kita ini," ungkap Politisi Gerindra tersebut.

Namun, ekspansi pasar komersial ini dinilai tidak akan berhasil tanpa adanya perbaikan layanan yang ekstrem.

Hingga saat ini, pelayanan Perumdam Tirta Siak kerap dikeluhkan, mulai dari mutu air yang belum standar, lambatnya penanganan pipa bocor, hingga galian proyek yang dibiarkan merusak fasilitas jalan umum.

Oleh karena itu, DPRD menuntut tiga langkah konkret sebelum regulasi komersialisasi ditegakkan:

1. Evaluasi Total Manajemen: Mengganti atau menyegarkan jajaran direksi dengan tenaga profesional yang mampu memulihkan kepercayaan publik.

2. Audit Finansial Menyeluruh: Menelaah seluruh hak dan kewajiban kerja sama pihak ketiga secara transparan.

3. Fokus Kepuasan Pelanggan: Memastikan respons cepat terhadap keluhan teknis di lapangan.

"Kita harapkan, dengan pembenahan manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, serta ditopang regulasi yang kuat, Perumdam Tirta Siak bisa beroperasi secara mandiri, sehat secara finansial, dan melayani masyarakat tanpa menimbulkan beban kontinjensi keuangan daerah," pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau drainase di Jalan Paus.(foto: pgi)Rp4 Miliar untuk Drainase Jalan Paus, Pemko Pekanbaru Targetkan Rampung Desember
Pemprov Riau gelar pasar murah.(foto: mcr)Tekan Inflasi 3,82 Persen, Pemprov Riau Guyur Sembako Murah di Pekanbaru
PWI Pelalawan gelar workshop jurnalistik bertema AI.(foto: andi/halloriau.com)Besok PWI Pelalawan Gelar Workshop, Bahas Masa Depan Media Di Era AI
Rapat strategis Satuan GTRA Pelalawan yang dipimpin Bupati Pelalawan, Zukri pada Rabu (2/9/2026).(foto: andi/halloriau.com)Terbongkar! Ada Selisih 3.000 Hektare Lahan HGU di Pelalawan, Hak Warga Terancam?
Kejari Dumai buru tersangka korupsi alat kedokteran 2024.(foto: bambang/halloriau.com)Kejari Dumai Bidik Korupsi Alkes Bedah 2024, Kado Tegas di Harlah ke-81 Kejaksaan
  Pemadaman karhutla di Siak.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla 30 Hektare di Sekitar TN Zamrud Siak Akhirnya Padam, Patroli Berlanjut
Luiz Motta akhirnya berlabuh ke PSPS Pekanbaru.(foto: int)Lengkapi Kuota Asing Liga 2, PSPS Pekanbaru Resmikan Trio Samba di Lini Belakang
Ist.BRK Syariah Dorong Optimalisasi Payroll PPPK, Perkuat Peran BUMD bagi Ekonomi Daerah
Perumdam Tirta Siak krisis air bersih.(ilustrasi/AI/halloriau.com) Perumdam Tirta Siak Krisis Air Bersih, Dana Pembangunan Pekanbaru Terancam Dipotong Ratusan Miliar
Pemutihan denda pajak kendaraan di Riau usai.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pemutihan Pajak Riau Resmi Ditutup, Plt Gubernur: Jangan Terbiasa Menunggu Denda Dihapus
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved