www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Mahasiswa Unri Sulap Limbah Cangkang Sawit Jadi Bata Ringan Ramah Lingkungan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


3 Inovasi Terbaik Green LabZ 2026, Ada Solusi Air hingga Restorasi Gambut
Senin, 24 Agustus 2026 - 18:07:55 WIB
Para peserta Green LabZ 2026.(foto: istimewa)
Para peserta Green LabZ 2026.(foto: istimewa)

JAKARTA - Krisis iklim mendorong anak muda tidak sekadar membicarakan ancaman lingkungan, tetapi ikut menciptakan solusi.

Semangat itu terlihat dalam final Green LabZ 2026, program pembelajaran dan inkubasi yang digelar PINUS Indonesia untuk memperkuat kapasitas Youth Eco Leader.

Sebanyak 11 inisiatif dari berbagai daerah menghadirkan solusi berbasis teknologi, data, pengetahuan lokal hingga gerakan komunitas.

Gagasannya mencakup ketahanan air, perlindungan hutan adat, restorasi gambut, pemantauan deforestasi, pemulihan sungai serta konservasi pesisir dan mangrove.

“Masa depan lingkungan adalah milik generasi kami. Karena itu, kami tidak ingin hanya menjadi penerima dampak dari krisis ekologis, tetapi ikut berpartisipasi membentuk solusinya melalui inovasi, kerja nyata, dan kolaborasi,” ujar Cindy Yubawa, perwakilan Green LabZ/PINUS Indonesia, Senin (24/8/2026).

Juara pertama diraih Puan in Action melalui ARUSUARA dari Surabaya. Inisiatif ini mengembangkan kepemimpinan perempuan muda sekaligus ketahanan air perkotaan melalui pemanfaatan air hujan (rainwater harvesting) dan teknologi elektrolisis.

KOPHI Yogya melalui ECOCITY DIY menjadi juara kedua dengan media edukasi berbasis board game untuk membantu generasi muda memahami pengambilan keputusan terkait krisis air dan Ruang Terbuka Hijau.

Sementara Inisiatif Hijau melalui Sumber Agung Carbon Partnership meraih juara ketiga dengan pendekatan kemitraan masyarakat untuk restorasi gambut dan pengelolaan karbon di Kalimantan Barat.

Delapan finalis lainnya mengembangkan solusi beragam. Di antaranya CLIMAVORA untuk isu keadilan iklim, Youth Eco Data Hub untuk pemantauan dampak ekologis, Betung Lestari untuk perlindungan hutan adat Melayu Petalangan di Riau, hingga HUTANTARA yang memanfaatkan data satelit untuk edukasi pemantauan deforestasi.

PINUS Indonesia menilai inovasi anak muda tidak boleh berhenti sebagai proyek atau kompetisi. Dukungan kebijakan dan pembiayaan diperlukan agar gagasan tersebut berkembang dan memberi dampak lebih luas.

“Inovasi anak muda membutuhkan ekosistem agar dapat tumbuh dan memberikan dampak,” kata Project Manager PINUS Indonesia, Such Ferdian.

Untuk itu, PINUS menghubungkan Green LabZ dengan Kaukus Parlemen Hijau Daerah (KPHD) dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Ekologis (KMS-PE).

Keduanya menjadi jembatan antara inovasi pemuda, kebijakan daerah dan pendanaan ekologis, termasuk melalui skema Ecological Fiscal Transfer (EFT).

Green LabZ 2026 menunjukkan bahwa solusi menghadapi krisis iklim tidak hanya lahir dari laboratorium atau lembaga riset.

Dari air hujan hingga hutan adat, anak muda di berbagai daerah mulai membuktikan bahwa inovasi lingkungan dapat tumbuh dari persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Mahasiswa Universitas Riau ciptakan bata ringan ramah lingkungan dari limbah cangkang sawit (foto/ist)Mahasiswa Unri Sulap Limbah Cangkang Sawit Jadi Bata Ringan Ramah Lingkungan
Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal (foto/int)Sekolah SD dan SMP Negeri Pekanbaru Dapat Dana Operasional Rp2 M
Ilustrasi Koalisi Untuk Gajah Pelalawan soroti sidang kasus perburuan gading gajah (foto/riki)Koalisi Minta Sidang Kasus Perburuan Gajah Pelalawan Transparan dan Bongkar Jaringan Perdagangan
Ilustrasi luas Karhutla Riau tembus 18.770 hektare (foto/int)87,9 Hektare Lahan Kembali Terbakar, Total Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektare
Ketua APHI Soewarso.APHI Nilai Inpres Karhutla Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
  Ilustrasi Pemko Pekanbaru terus kebut perbaikan jalan (foto/int)DPRD Apresiasi Pemko Pekanbaru Perbaiki Jalan Limbungan Rumbai
Ilustrasi hotspot Riau tembus 346 titik (foto/int)Hotspot Riau Melonjak, Inhil Membara 111 Titik Panas
Ilustrasi cuaca di Riau minim peluang hujan (foto/int)Minim Potensi Hujan, BMKG Prediksi Cuaca Riau Dominan Berawan
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho.Atasi Genangan, Pemko Pekanbaru Perbaiki Drainase di Enam Ruas Jalan
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi.Syahrial Abdi: Nilai BerAKHLAK Harus Diterapkan dalam Kerja Sehari-hari
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved