www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Ingatkan Pekanbaru Dibayangi Lonjakan Pendatang dan Ancaman Masalah Sosial Pascalebaran
Senin, 23 Maret 2026 - 15:53:14 WIB
Anggota DPRD Pekanbaru, Doni Saputra MH (foto/int)
Anggota DPRD Pekanbaru, Doni Saputra MH (foto/int)

PEKANBARU - Kota Pekanbaru diperkirakan kembali menghadapi lonjakan pendatang baru setelah perayaan Idulfitri 2026. Fenomena urbanisasi tahunan ini dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, termasuk meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng), jika tidak diantisipasi dengan strategi yang matang.

Legislator di DPRD Pekanbaru mendesak Pemerintah Kota (Pemko) untuk segera menyiapkan langkah konkret melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Upaya ini dinilai penting guna menjaga stabilitas sosial, ekonomi, serta ketertiban umum di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

Anggota DPRD Pekanbaru, Doni Saputra SH MH, menegaskan bahwa arus urbanisasi pasca-Lebaran merupakan fenomena yang terus berulang setiap tahun. Banyak masyarakat dari luar daerah datang dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih layak.

"Tapi sayangnya, banyak di antaranya datang tanpa skil dan koneksi yang mumpuni. Sehingga beberapa di antaranya terpaksa serabutan, dan sebagian jadi gepeng. Tentu ini menjadi persoalan baru," sebut Doni Saputra, Senin (23/3/2026).

Ia menilai, Pekanbaru telah lama menjadi magnet bagi para pencari kerja dari berbagai daerah. Namun, lemahnya pengawasan selama ini membuat kota tersebut terus menjadi tujuan utama tanpa adanya pengendalian yang efektif.

"Tahun ini kita minta, Pemko harus memiliki strategi yang jelas, agar tidak terjadi penumpukan penduduk. Pastinya mereka berpotensi menimbulkan masalah sosial,” tambahnya.

Doni juga menekankan pentingnya pendataan menyeluruh terhadap para pendatang, mulai dari identitas, tujuan kedatangan, hingga keterampilan yang dimiliki. Pendataan ini diharapkan bisa dilakukan secara berjenjang dari tingkat RT, RW hingga kelurahan.

Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengarahkan para pendatang agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di Pekanbaru, sehingga tidak menambah beban sosial baru.

"Jika perlu, gelar razia yang melibatkan aparat terkait, seperti Disdukcapil serta Satpol PP. Titiknya, di pintu masuk kota seperti terminal dan pelabuhan," sarannya lagi.

Selain itu, ia juga mendorong OPD terkait untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat, khususnya calon pendatang, mengenai kondisi nyata lapangan pekerjaan di Pekanbaru.

“Itu tadi, jangan sampai mereka datang tanpa keterampilan, sehingga akhirnya menambah angka pengangguran dan kemiskinan. Makanya ini harus diantisipasi serius," tegasnya.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved