Ekonomi Riau pada triwulan II 2026 tumbuh 4,75 persen secara tahunan. BPS mencatat kontribusi Riau terhadap ekonomi nasional mencapai 5,25 persen, dengan sektor nonmigas menjadi pendorong utama pertumbuhan.
BNI mencatat laba bersih Rp10,8 triliun pada semester I 2026. Kredit tumbuh 24,4 persen menjadi Rp968,5 triliun, didukung transformasi digital dan kualitas aset yang tetap terjaga.
PHR Regional 1 melaporkan kinerja operasional sepanjang semester I 2026 dengan tetap menjadi salah satu kontributor utama produksi minyak dan gas bumi nasional di tengah tantangan penurunan produksi alami pada lapangan migas tua.
Inflasi Riau Juli 2026 mencapai 3,82 persen secara tahunan, sementara secara bulanan deflasi 0,08 persen. Emas, pangan, bensin, dan pendidikan menjadi pemicu utama.