Otomotif
BREAKING NEWS :
UIN Suska Riau Buka Pendaftaran S2 Medkom, Jawab Tantangan Era Digital
 


Membuktikan Ketangguhan dan Kenyamanan All New Calya Saat Perjalanan Mudik ke Sumbar
Senin, 15 Juli 2019 - 14:07:31 WIB
Bustami dan Lindawati bersama kedua anaknya berfoto di depan Calya miliknya
Bustami dan Lindawati bersama kedua anaknya berfoto di depan Calya miliknya

DI AWAL kemunculannya, Toyota All New Calya ini terbilang fenomenal karena menjadi mobil low cost green car (LCGC) atau konsep mobil terjangkau ramah lingkungan dengan kapasitas tujuh penumpang.

Walaupun diakui hingga saat ini masih banyak yang meragukan kemampuannya. Terutama kemampuannya untuk menempuh perjalanan jauh serta melibas beragam medan jalan.

Kali ini wartawan halloriau.com berkesempatan mewawancarai keluarga Bustami dan Lindawati, pengguna Calya tipe G bertransmisi manual. Tipe G adalah tipe tertinggi Toyota All New Calya. Selain yang transmisi manual lima percepatan, tersedia juga transimi otomatis empat percepatan. Di bawah tipe G, ada tipe E. Perbedaannya, selain eksterior, interior, tentunya fitur-fitur kelengkapannya saja.

Kecil tapi Lega
Perjalanan mudik ke kampung halaman dilakukan sebelum lebaran tanggal 5-6 Juni lalu. Mumpung kampung halaman di Bukittinggi, Provinsi Sumbar, yang juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit, pengusaha kedai nasi atau ampera di Jalan Sekolah, Rumbai, Pekanbaru ini juga berencana mengunjungi tempat wisata.

"Mobilnya memang kecil dan meski berkapasitas tujuh orang penumpang, bila dilihat dari sisi ekterior, mobil ini tampak lebih kecil bila dibandingkan dengan Toyota Avanza. Apalagi, Toyota All New Calya ini disokong oleh velg alloy two tone berukuran 14 inci dengan profil ban 175/65.

Untungnya, meski terlihat kecil dari sisi ekterior, kabinnya terbilang lega dan memiliki bagasi yang luas. Kalau pun butuh ruang tambahan, jok baris ketiga bisa dilipat dengan cara yang mudah. Berhubung liburan lumayan agak panjang, keluarga Bustami pun banyak membawa barang dan perlengkapan mudiknya.

Sementara, jok baris kedua, selain pengaturan kerebahan, juga sudah disematkan pengaturan maju dan mundur, sehingga dapat memberikan ruang kaki yang lebih lega serta kenyamanan lebih untuk penumpang.

Di Balik Kemudi
Untuk ergonomi berkendara, dengan pengemudi berpostur tinggi 166 sentimeter, mobil ini dinilai nyaman dan dapat memberikan pandangan ke depan yang luas.

Meski tidak dibekali dengan pengaturan posisi setir, namun untuk mendapat posisi nyaman dalam mengemudi sudah cukup dari pengaturan jok saja. Busa joknya pun tebal dan sandarannya pas di punggung, sehingga untuk menempuh perjalanan jauh, pengemudi tidak cepat pegal.

Posisi tuas perseneling yang menyatu dengan dashboard juga mudah dijangkau oleh tangan kiri. Posisi ini mengingatkan akan mobil-mobil MPV besar, seperti Toyota Alphard atau Toyota Vellfire.

Di Luar Dugaan
Saat dikemudikan, mobil ini benar-benar  di luar dugaan kami. Saat melaju di jalanan yang datar dan lurus, kami pikir kabin akan berisik dengan suara-suara dari luar, ternyata suara itu dapat diredam cukup baik.

Ya, memang tidak sempurna tapi sudah cukup baik, setidaknya saat dalam kecepatan tinggi, sekitar 90-100 kilometer per jam, suara musik yang dihasilkan dari audio head unit dan empat speakernya masih terdengar baik, tidak bercampur dengan suara bising ban, suara kendaraan lain, atau suara raungan mesin.

Diisi lima orang penumpang dan barang bawaan di bagasi, saat melewati jalan bergelombang dengan aspal yang beda tinggi  pada ruas jalan sepanjang Pekanbaru - Bukittinggi, kenyamanan dalam kabin ini juga di luar dugaan kami.

Banyak yang bilang kalau shockbreaker-nya keras dan tidak nyaman, tapi nyatanya semua masih bisa ditolerir. Tidak ada hentakan keras baik saat melewati jalan rusak atau speed bump.

Hal lain yang di luar dugaan adalah mobil ini dapat dipacu di atas 100 kilometer per jam namun tetap stabil. Tidak ada gejala setir bergetar atau bodi mobil yang limbung. Tentunya, kami melakukannya saat jalan datar dan lurus saat menuju Bukittinggi dari Payakumbuh dengan kondisi yang aman.

Tanjakan dan Turunan, Aman
Saat memasuki jalanan di PLTA Koto Panjang hingga Pangkalan, baru lah mesin berkapasitas 1.197 cc 4-silinder DOHC Dual VVT-i yang menjadi dapur pacu Toyota Calya ini benar-benar diuji ketangguhannya.

Tanjakan dan turunan menjelang Kelok Sembilan atau Pendakian 17 dapat dilibas habis Toyota Calya ini tanpa ada gejala ngos-ngosan atau kehilangan tenaga sehingga pengemudi harus menurunkan gigi. Mesin dalam mobil ini benar-benar memberikan tenaga yang responsif. Suatu performa yang tidak kami sangka, padahal mobil ini menggunakan penggerak roda depan.

Saat turunan, kami juga merasa kinerja pengeremannya yang akurat. Tak jarang, saat-saat itu ada saja truk atau kendaaran lain yang berpindah jalur untuk mendahului kendaraan yang lebih lambat secara tiba-tiba.

Otomatis pengereman sedikit mendadak harus kami lakukan, tapi mobil dapat tetap berada di jalur dan tanpa berdecit. Hal tersebut berkat fitur keamanan aktif Anti-Lock Braking System (ABS) yang menjaga rem tidak terkunci saat pengereman mendadak.

Selain ABS, Toyota Calya ini juga telah dibekali fitur keamanan lain seperti seat belt tiga titik untuk seluruh penumpang, ISOFIX atau pengait kursi bayi di jok baris kedua, dan dua airbag di depan.

Konsumsi Bahan Bakar
Memulai perjalanan dari Panam, Pekanbaru menuju kampung halaman di Bukittinggi, mobil ini benar-benar sangat hemat bahan bakarnya. Kami tidak perlu mengisi tengki bahan bakar sejak dari Pekanbaru walaupun jalanan sangat ramai bahkan kerap terjadi kemacetan karena Sumbar sangat terkenal dengan tradisi pulang basamo atau mudik ke kampung halaman saat lebaran.

Agung Toyota Cabang Harapan Raya, Pekanbaru

Sempat Ragu
Dengan segmen LCGC yang melabelinya, keraguan juga sempat terbersit ketika pertama kali mengendarai mobil ini. Tapi nyatanya, Toyota All New Calya mampu menjawabnya dengan kenyamanan dan performa.

Kenyaman kabinnya, untuk keluarga kecil seperti kami ini sudah memadai. Kabin Toyota All New Calya ini sanggup mengakomodir kenyamanan hingga lima orang penumpang sepanjang perjalanan. Walau tidak dilengkapi AC double blower, mobil ini memiliki air circulator agar baris kedua dan ketiga tetap mendapatkan udara segar.

Kenyamanan dalam kabin Toyota All New Calya juga didukung fitur hiburan dari head unit audio yang dapat dikoneksikan dengan smartphone melalui koneksi USB, AUX, hingga bluetooth.

Sementara performanya, sudah tidak diragukan, baik untuk dikendarai di dalam kota atau dibawa jalan-jalan ke luar kota. Melewati jalan yang macet, bergelombang, serta tanjakan dan turunan tidak ada masalah untuk mobil ini.

"Terimakasih Toyota telah menghadirkan mobil yang aman, nyaman dengan harga yang cukup terjangkau. Terlebih berkat membeli Toyota Calya ini, kami juga mendapatkan rezki yang sangat luar biasa, bisa memenangkan hadiah program THR periode kedua Mei lalu berupa 1 unit Kijang Innova G A/T," ungkap Bustami didampingi istrinya Lindawati, yang baru pertamakalinya membeli mobil Toyota asal Rumbai, Pekanbaru.

Penulis: Budy Satria
Editor: Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kaprodi Magister Media dan Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Dr. Tika Mutia (foto/ist)UIN Suska Riau Buka Pendaftaran S2 Medkom, Jawab Tantangan Era Digital
Satgas Pangan peringatkan pedagang di Pekanbaru yang jual Minyakita di atas HET (foto/int)Sidak Pasar di Pekanbaru, Bapanas Temukan Minyakita Melambung di Atas HET
BMKG peringatkan hujan lebat bakal guyur sejumlah wilayah Riau (foto/int)BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Riau
ilustrasi.Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Pemprov Riau Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
ilustrasi pameran mobil.Pasar Otomotif Indonesia Bangkit, Penjualan Mobil April 2026 Tumbuh Signifikan
  Krisis BBM dikeluhkan masyarakat Kuala Kampar dan Teluk Meranti (foto/int)BBM Subsidi Langka di Pesisir Pelalawan, Warga Terpaksa Beli Pertalite Eceran Rp30 Ribu
Ilustrasi BMKG ingatkan masa pancaroba di Riau (foto/int)Riau Bersiap Masuki Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Mengguyur
Kejaksaan Tinggi Riau.Kasus Dugaan Korupsi di PUPR dan DPRD Meranti Masuk Penanganan Kejari
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.Jabatan Sekda Kampar Masuk Seleksi Terbuka, Berikut Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut. Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved