www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Siak Belum Sepenuhnya Aman, 14 Titik Panas Masih Terdeteksi
Kamis, 10 September 2026 - 20:28:59 WIB
Pemadaman karhutla di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Pemadaman karhutla di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

SIAK - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak, Riau, belum sepenuhnya berakhir.

Sebanyak 14 titik panas masih terdeteksi di wilayah tersebut berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru hingga Rabu (9/9/2026) pukul 23.00 WIB.

Kondisi itu membuat tim gabungan harus tetap berada di lapangan.

Bukan hanya mengejar api yang masih terlihat, petugas juga menghadapi ancaman bara yang dapat kembali muncul, terutama di kawasan dengan karakteristik lahan gambut.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Siregar mengatakan, sebagian lokasi memang telah berhasil dikendalikan.

Namun, status tersebut belum menjadi alasan untuk menghentikan operasi karena proses pendinginan dan pemantauan masih diperlukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

"Untuk titik di Kampung Mengkapan, areal PT BSP di Kampung Dayun, Dusun Bumi Jopan, serta areal PT DSI di Desa Rantau Panjang, api utama dilaporkan sudah padam," ujar Sepuh, Kamis (10/9/2026).

"Tim kini fokus menyiram sisa-sisa asap dan berjaga untuk memastikan area tersebut benar-benar steril," tambahnya.

Operasi penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan dan masyarakat.

Sedikitnya enam kawasan menjadi fokus operasi, yakni Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit.

Kemudian sejumlah titik di Kecamatan Dayun. Dusun Bumi Jopan, Kecamatan Sungai Mandau. Desa Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasib. Serta Kampung Tualang, Kecamatan Tualang.

Di tengah sejumlah lokasi yang mulai terkendali, situasi berbeda masih terjadi di Dusun Suka Mulia, Kampung Dayun.

Api dan kepulan asap tebal masih ditemukan sehingga proses pemadaman dilakukan secara intensif.

Petugas juga mengerahkan alat berat untuk membangun sekat bakar. Langkah ini dilakukan untuk menghambat pergerakan api agar tidak meluas ke area lain.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan penanganan karhutla di Siak bukan semata-mata memadamkan api yang terlihat di permukaan.

Struktur lahan, terutama gambut, membuat proses penanganan membutuhkan waktu lebih panjang.

"Proses penanganan di Dusun Surya, Kampung Tualang juga mendapat bantuan armada helikopter water bombing untuk memadamkan api dan asap tebal dari udara," tutur Sepuh.

"Selain dukungan helikopter, puluhan mesin pemadam dan mobil pemadam kebakaran turut dikerahkan di seluruh titik operasi," jelasnya.

Karakteristik lahan gambut menjadi salah satu persoalan paling serius dalam operasi karhutla di Siak.

Api dapat menjalar atau menyisakan bara di bawah permukaan tanah sehingga kawasan yang tampak sudah aman belum tentu benar-benar bebas dari potensi kebakaran.

Karena itu, pendinginan menjadi tahap krusial setelah api utama berhasil dipadamkan. Petugas harus memastikan bara di dalam tanah tidak kembali memicu kebakaran.

"Cuaca panas, angin kencang yang berubah arah, serta minimnya curah hujan membuat patroli dan pendinginan harus terus dimaksimalkan hingga kondisi dinyatakan sepenuhnya aman," tukasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved