www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
CPO Turun Rp221 per Kg, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Pekan ini Ikut Merosot
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dikira Harimau, Jejak Satwa Liar yang Hebohkan Warga Siak Ternyata Milik Hewan ini
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:59:10 WIB
Tapir Sumatera muncul di Siak.(foto: int)
Tapir Sumatera muncul di Siak.(foto: int)

PEKANBARU - Kekhawatiran warga Kampung Langkai, Kabupaten Siak, setelah menemukan jejak satwa liar di sekitar rumah dan kebun akhirnya mendapat kepastian.

Hasil pemeriksaan lapangan yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menunjukkan jejak tersebut diduga berasal dari seekor tapir, bukan harimau sumatera seperti yang sempat dikhawatirkan masyarakat.

Tim BBKSDA Riau melalui Resor Siak melakukan verifikasi di sejumlah titik bersama pemerintah kampung dan warga setempat.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jenis satwa yang melintasi kawasan permukiman sekaligus mencegah munculnya kepanikan di tengah masyarakat.

Jejak pertama ditemukan di depan rumah seorang warga bernama Samiah. Bekas pijakan satwa juga terlihat di area kebun yang berada di samping rumah tersebut.

Penelusuran kemudian dilanjutkan ke kawasan perkebunan di belakang Pos Bhabinkamtibmas. Di lokasi itu, petugas kembali menemukan jejak berukuran sekitar 20 sentimeter.

Jejak serupa juga terlihat di jalan tanah merah yang berada tidak jauh dari areal perkebunan masyarakat.

Plh Kepala BBKSDA Riau, Ujang Holisudin mengatakan, identifikasi lapangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang khawatir dengan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.

"Dari hasil identifikasi sementara di lapangan, jejak yang ditemukan diduga merupakan jejak tapir. Bukan jejak harimau sumatera," kata Ujang Holisudin, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, lokasi ditemukannya jejak berada di kawasan perkebunan masyarakat yang termasuk Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara kawasan hutan produksi terdekat berjarak sekitar enam kilometer dari titik penemuan jejak.

BBKSDA Riau menilai kemunculan tapir di kawasan tersebut perlu disikapi secara bijak. Masyarakat diminta tidak panik maupun melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan satwa liar.

"Tapir merupakan satwa liar yang dilindungi. Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa. Jika kembali ditemukan satwa atau jejaknya, segera laporkan kepada petugas," ujar Ujang.

Selain mengimbau warga untuk tetap tenang, BBKSDA Riau juga mengingatkan agar masyarakat tidak mendekati, mengejar, menangkap, maupun melukai satwa liar yang memasuki kawasan permukiman.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi konflik antara manusia dan satwa sekaligus menjaga kelestarian satwa dilindungi di Provinsi Riau.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau merosot.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp221 per Kg, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Pekan ini Ikut Merosot
Honda AT Family Day di Mal SKA.Honda AT Family Day Hadir di Mal SKA, Jajaran Skutik Honda Jadi Perhatian Pengunjung
Kasus ISPA di Rohul meningkat akibat kabut asap.(ilustrasi/AI/halloriau.com)1.860 Kasus ISPA Melanda Rohul dalam 3 Pekan, 931 Penderita Anak dan Remaja
Penyuluhan bencana karhutla di Inhu.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Mengintai, Pertamina dan Mabes TNI Bekali Desa di Lirik Inhu
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Hotspot Sumatera Meledak 4.028 Titik, Riau Hanya 40 dan Didominasi Inhu
  Plt Bupati Kuansing,  Muklisin saat rapat siaga karhutla.(foto: ultra/halloriau.com)Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Kuansing Perketat Pengawasan Karhutla dari Desa
Pemko Pekanbaru kembali terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Besok Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ, Diperpanjang Jika Hujan Tak Turun
Kabut asap semakin pekat di langit Pekanbaru,  Selasa (15/9/2026) sore.(foto: barkah/halloriau.com)Jarak Pandang Turun hingga 800 Meter, Begini Kondisi Asap di Riau
ist.BMKG Deteksi, Riau Terdampak Asap Kiriman
IAPW mendorong pendidikan Rohil, Alumni Wahidin jadi inspirasi generasi berprestasi (foto/afrizal)IAPW Dorong Pendidikan Rohil, Alumni Wahidin Jadi Inspirasi Generasi Berprestasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved