www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dua Kali Muncul dalam Sehari, Harimau Sumatera Gegerkan Warga Mengkapan Siak
Minggu, 19 Juli 2026 - 19:32:52 WIB
Harimau Sumatera.(foto: int)
Harimau Sumatera.(foto: int)

SIAK - Laporan kemunculan Harimau Sumatera di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, menjadi perhatian serius setelah satwa dilindungi tersebut disebut terlihat dua kali dalam sehari pada Sabtu (18/7/2026).

Informasi itu kini tengah ditindaklanjuti oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak melalui proses verifikasi lapangan.

Meski hingga Minggu (19/7/2026) belum menerima laporan resmi, kedua instansi memastikan informasi dari masyarakat tetap menjadi dasar untuk melakukan pengecekan guna memastikan keberadaan satwa yang berstatus kritis tersebut.

Kabid Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisuddin mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan petugas di wilayah sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Terkait hal ini kami tanyakan ke teman-teman bidang wilayah dulu ya," ujar Ujang.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Seksi KSDA Wilayah II Siak, Hermanto.

Ia mengaku belum memperoleh laporan resmi mengenai dugaan kemunculan Harimau Sumatera di Kampung Mengkapan.

"Akan kami cek ke lapangan dulu (kemunculan Harimau Sumatera)," katanya.

Di sisi lain, Kalaksa BPBD Siak, Novendra Kasmara menyebut hingga kini pihaknya juga belum menerima laporan resmi baik dari masyarakat maupun melalui koordinasi lintas instansi.

Namun demikian, menurutnya informasi tersebut tetap menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan perkebunan dan hutan.

"Tapi tetap saja informasi ini menjadi dasar bagi kami untuk mengecek ke lapangan lebih jauh," kata Novendra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penampakan pertama terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Nasional KM 4 Kampung Mengkapan.

Seorang warga bernama Dodi mengaku melihat langsung seekor Harimau Sumatera melintas di ruas jalan tersebut.

"Saya melihat dari kejauhan seekor Harimau Sumatera melintas di Jalan Nasional KM 4 Kampung Mengkapan sekitar pukul 12 siang," ungkap Dodi.

Beberapa kilometer dari lokasi pertama, tepatnya di kawasan KM 7, pengalaman lebih mencekam dialami Agus, pekerja panen kelapa sawit asal Kabupaten Kepulauan Meranti.

Saat melangsir tandan buah segar menggunakan sepeda motor, Agus mengaku seekor harimau tiba-tiba keluar dari kawasan kebun dan bergerak mendekatinya.

Dalam kondisi panik, ia langsung memacu sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.

"Saya kaget, langsung berteriak dan menarik gas motor sekuatnya supaya bisa menjauh. Setelah aman saya menghubungi teman-teman yang masih bekerja di kebun. Syukur saya masih selamat, tetapi sampai sekarang masih trauma," tuturnya.

Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi Agus. Ia bahkan memutuskan menghentikan pekerjaannya di perkebunan sawit dan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Kepulauan Meranti karena mengaku tidak lagi berani bekerja di lokasi tersebut.

Ketua RT 009 Kampung Mengkapan, Mustopa, menyebut kemunculan Harimau Sumatera bukan merupakan kejadian pertama di wilayahnya.

Menurutnya, masyarakat telah beberapa kali melaporkan penampakan satwa tersebut kepada pemerintah kampung, Bhabinkamtibmas, hingga BPBD Kabupaten Siak.

Ia berharap pemerintah bersama instansi terkait segera melakukan langkah mitigasi agar konflik antara manusia dan satwa liar tidak menimbulkan korban.

"Harimau ini sering muncul di sekitar kebun warga. Kami berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang sebelum jatuh korban," ujar Mustopa.

"Harimau memang satwa yang dilindungi, tetapi masyarakat juga harus mendapat perlindungan saat mencari nafkah," sambungnya.

Kemunculan Harimau Sumatera di Kampung Mengkapan kembali menambah catatan konflik manusia dan satwa liar di Kabupaten Siak.

Dalam rentang 2024 hingga pertengahan 2026, sejumlah wilayah penyangga hutan di daerah tersebut beberapa kali melaporkan penampakan Harimau Sumatera, mulai dari gangguan terhadap ternak hingga insiden yang melibatkan manusia.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved