www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada Pesan Menohok, Syamsuar Berbagi Pengalaman ke Bupati Siak Afni untuk Memimpin di Tengah Krisis
Rabu, 07 Januari 2026 - 10:14:52 WIB
Bupati Siak, Afni bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, mantan Gubernur Riau Syamsuar dan sejumlah tokoh PDIP di Siak.(foto: tribunpekanbaru.com)
Bupati Siak, Afni bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, mantan Gubernur Riau Syamsuar dan sejumlah tokoh PDIP di Siak.(foto: tribunpekanbaru.com)

SIAK - Tantangan terbesar seorang kepala daerah bukan hanya tekanan politik atau keterbatasan anggaran, melainkan kemampuan menjaga stabilitas komunikasi publik di tengah situasi krisis.

Pesan itu mengemuka dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi DPC PDIP Kabupaten Siak, Selasa (6/1/2026).

Mantan Gubernur Riau, Syamsuar memanfaatkan forum tersebut untuk berbagi pengalaman kepemimpinan kepada Bupati Siak, Afni Zulkifli di hadapan sejumlah tokoh penting daerah dan provinsi.

Hadir dalam satu meja antara lain Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, serta Mantan Bupati Siak Arwin.

Syamsuar menegaskan, dalam era keterbukaan informasi saat ini, setiap pernyataan kepala daerah memiliki dampak psikologis yang luas bagi masyarakat.

Kesalahan komunikasi, menurutnya, dapat memicu kepanikan dan menurunkan kepercayaan publik, meskipun kebijakan yang diambil sudah tepat.

“Pernyataan seorang kepala daerah itu dapat memengaruhi psikologis masyarakat. Seorang pemimpin harus tenang dan hati-hati dalam berkomunikasi, serta harus siap menghadapi situasi sesulit apa pun,” tegas Syamsuar.

Refleksi Kepemimpinan Saat Pandemi

Syamsuar kemudian mengajak peserta menengok kembali masa krisis pandemi yang melanda Riau selama dua tahun.

Ia mengakui, periode tersebut menjadi ujian paling berat dalam kepemimpinannya, ketika kebutuhan masyarakat melonjak sementara sumber daya pemerintah sangat terbatas.

“Sebagai pemimpin ini kita siap berjuang dalam keadaan apa pun. Waktu Covid dulu, dua tahun itu, tanyalah Pak SF (Hariyanto), kita tunggang langgang. Ada duit, barang tak ada. Sampai beli barang pun harus dari luar negeri,” ungkapnya.

Pengalaman itu, lanjut Syamsuar, mengajarkan bahwa ketenangan pemimpin dan konsistensi pesan kepada publik menjadi kunci menjaga optimisme masyarakat di tengah krisis berkepanjangan.

Tekanan Fiskal Daerah dan UU HKPD

Selain aspek kepemimpinan personal, Syamsuar juga menyoroti persoalan struktural yang kini dihadapi banyak kabupaten/kota di Riau, yakni dampak UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

Ia menjelaskan, kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor menciptakan kesenjangan fiskal antarwilayah.

Daerah dengan jumlah kendaraan tinggi, seperti Kota Pekanbaru, memiliki kapasitas anggaran jauh lebih besar dibandingkan kabupaten lain.

“Makanya sekarang Kota Pekanbaru itu duitnya banyak, kendaraan banyak. Tapi bagi kita di sini, apalagi banyak kendaraan masih BM Pekanbaru, ya berarti sedikit (penerimaannya),” ujarnya.

Syamsuar menilai, keterbatasan anggaran merupakan tren yang hampir merata di Riau.

Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan pemerintah daerah kehilangan daya juang.

Ia mendorong Bupati Siak untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi guna mencari ruang kebijakan yang memungkinkan peningkatan pendapatan daerah.

“Kalau bisa nanti pembuktiannya minta bantuan Pak Gubernur, Pak Bupati, supaya nanti opsennya bisa bertambah lagi di masa yang akan datang. Tapi ini memang undang-undang,” pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
  6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved