BAGANSIAPIAPI - Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bangko untuk penyusunan RKPD 2026 dan rembuk stunting 2025, Selasa (25/2/2025).
Dalam sambutannya, Camat Bangko, Iswandi Putra menyoroti keterbatasan fasilitas di Kantor Camat Bangko, terutama ketiadaan aula pertemuan yang representatif.
Hal ini mengakibatkan pelaksanaan Musrenbang harus berlangsung di aula pelayanan masyarakat yang memiliki kapasitas terbatas, sehingga berdampak pada terganggunya layanan publik.
"Sebagai kecamatan yang berada di pusat pemerintahan kabupaten, Bangko seharusnya memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Namun, hingga saat ini, belum tersedia aula pertemuan yang layak. Akibatnya, pelayanan publik terganggu saat ada agenda pemerintahan seperti Musrenbang ini," ungkap Iswandi Putra.
Selain persoalan infrastruktur, ia juga menyoroti tenaga profesional administratif karena tidak ada formasi CPNS khusus untuk tingkat kecamatan dan kelurahan.
Sehingga, katanya, menghambat tugas teknis seperti pengelolaan data dan penyusunan laporan, termasuk dalam pengelolaan data dan penyusunan laporan ke Diskominfotik.
"Kami berharap Musrenbang ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan keterbatasan tenaga ahli di kantor kecamatan dan kelurahan, berbagai tugas administrasi, termasuk penyusunan laporan berbasis data, menjadi kendala yang signifikan," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Jhony Charles menegaskan bahwa usulan pembangunan aula Kantor Camat Bangko akan menjadi prioritas pemerintah daerah.
"Kecamatan Bangko merupakan cerminan dari Kabupaten Rokan Hilir secara keseluruhan. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur, termasuk pembangunan aula pertemuan di Kantor Camat Bangko, akan menjadi perhatian khusus kami. Saya akan menyampaikan hal ini kepada Bupati agar dapat segera direalisasikan sesuai dengan visi-misi kepemimpinan kami yang berorientasi pada perubahan dan kemajuan daerah," tegas Jhony Charles.
Wakil Bupati Jhony Charles mengajak masyarakat untuk gotong royong menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.
Ia juga menyoroti penurunan ekonomi di Bangko, mendorong perhatian lebih pada pasar tradisional dan penguatan UMKM. Menurutnya, pasar-pasar tradisional seperti Pasar Pelita, Pasar Rubiah, Pasar Bintang, dan Pasar Bagan Hulu perlu mendapatkan perhatian lebih agar tetap menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat.
"Saat ini daya beli masyarakat mengalami penurunan, dan hal ini berpengaruh langsung terhadap kondisi ekonomi di Kecamatan Bangko. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi lokal melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Wabup.
Sebagai penutup, Jhony Charles menegaskan bahwa usulan masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang harus benar-benar dikawal hingga terealisasi. Ia tidak ingin Musrenbang hanya menjadi sekadar agenda tahunan tanpa tindak lanjut yang konkret.
"Kami membutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh OPD agar setiap usulan yang diajukan masyarakat dapat diwujudkan secara nyata. Musrenbang bukan sekedar acara seremonial, tetapi harus menjadi wadah efektif dalam merancang pembangunan yang berbasis pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat," pungkasnya.
Penulis: Afrizal
Editor: M Iqbal
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :