PANGKALAN KERINCI - Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menggelar kegiatan donor darah. Dalam kegiatan ke-76 yang berlangsung di Unigraha Hotel, Sabtu (29/8/2026), sebanyak 1.083 kantong darah berhasil dikumpulkan.
Kegiatan donor darah yang berlangsung pukul 08.00 hingga 17.00 WIB tersebut bekerja sama dengan PMI Pekanbaru dan PMI Pelalawan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 923 kantong dikumpulkan melalui PMI Pekanbaru dan 160 kantong melalui PMI Pelalawan.
Kepala Unit Donor Darah Kabupaten Pelalawan, dr. Eko Yustriono, mengatakan darah yang disumbangkan pendonor terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan sebelum dapat digunakan untuk transfusi.
"Kalau kita donor, kita screening dulu. Ada empat penyakit infeksius yang di-screening, yaitu HIV, sifilis, hepatitis B atau HBsAg, dan hepatitis C atau HCV. Jadi, darah yang didonorkan tidak langsung digunakan, tetapi terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan untuk memastikan keamanan dan kualitasnya," jelasnya.
Menurut Eko, Unit Donor Darah Kabupaten Pelalawan telah menggunakan teknologi Chemiluminescent Immunoassay (CLIA) untuk mendukung proses pemeriksaan darah. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur untuk memastikan darah memenuhi persyaratan sebelum digunakan.
Eko juga mengajak masyarakat yang belum pernah mendonorkan darah untuk tidak ragu mengikuti kegiatan donor darah. Menurutnya, proses donor dilakukan dengan prosedur pemeriksaan terlebih dahulu.
"Kalau yang masih belum mau donor, bisa dicoba dulu. Coba dulu, nanti rasakan manfaatnya. Jangan takut karena prosesnya sudah dilakukan dengan baik dan ada pemeriksaan terlebih dahulu," ujarnya.
Sementara itu, General Manager Human Resources (HR) RAPP, Willim, mengapresiasi PMI Pekanbaru, PMI Pelalawan, pengurus KDD, serta para pendonor yang mendukung kegiatan tersebut.
Ia mengatakan ketersediaan darah perlu dijaga karena kebutuhan transfusi dapat muncul sewaktu-waktu.
"Harapan kita tentu kita tidak perlu bantuan itu karena kita selalu sehat. Itulah yang kita harapkan. Tetapi, ketika ada masyarakat yang membutuhkan darah, kita berharap ketersediaan darah selalu ada dan kita bisa ikut membantu melalui kegiatan seperti ini," katanya.

Willim juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Ia menyebut perusahaan sejak 2025 mengembangkan kategorisasi hasil pemeriksaan kesehatan untuk membantu mengidentifikasi faktor risiko kesehatan karyawan dan menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing.
"Kalau kita bilang kita cinta keluarga kita, tunjukkan. Kita ingin tetap sehat, tetap produktif. Karena itu, kesehatan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menunggu sampai sakit baru kita mulai memperhatikan kondisi kesehatan, tetapi lakukan pemeriksaan secara rutin agar kita bisa mengetahui kondisi tubuh lebih awal," ujarnya.
Strategic Planner RAPP, Catur Wulan Yuniastuti, turut mengapresiasi pelaksanaan donor darah tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkontribusi membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
"Menurut saya kegiatan ini sangat positif, melalui donor darah kita bisa berbagi bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu, fasilitas yang disediakan oleh KDD Riau Kompleks juga sudah bagus," katanya.
Kegiatan donor darah KDD Riau Kompleks digelar secara rutin setiap tiga bulan. Pada pelaksanaan ke-76 ini, sebanyak 1.083 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk mendukung kebutuhan darah melalui PMI Pekanbaru dan PMI Pelalawan.(*)