www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Cafe Kelana Bahagia Bagansiapiapi Gelar Turnamen Futsal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Penghargaan Adiwiyata 2024: Bukti Sekolah Binaan RAPP Bangun Generasi Peduli Lingkungan
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 20:00:24 WIB
Kepala SD Global Andalan Pangkalan Kerinci, Delfi Litany Gultom saat menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri (foto/ist)
Kepala SD Global Andalan Pangkalan Kerinci, Delfi Litany Gultom saat menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri (foto/ist)

PANGKALAN KERINCI - Tiga sekolah binaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima penghargaan Adiwiyata 2024. Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI itu diberikan atas keberhasilan dalam mengembangkan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

Penghargaan ini juga sebagai apresiasi kepada sekolah-sekolah yang menerapkan praktik lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Alue Dohong di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta, Rabu (2/10/2024). Ada 720 sekolah yang mendapat penghargaan yang terdiri dari 208 sekolah mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 512 sekolah mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional.

Ketiga sekolah di bawah naungan Yayasan Kerinci Citra Kasih (YKCK) binaan RAPP yang meraih penghargaan tersebut, yakni SD Global Andalan Pangkalan Kerinci yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Kemudian SD Global Andalan Estate Baserah meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional. Terakhir SD Global Andalan Estate Logas meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional.

Head of School di Sekolah Global Andalan Djuwita Ratna, bersyukur atas pencapaian yang diperoleh. Serta turut bangga kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk partisipasi dari orang tua siswa dalam mendukung generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

"Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian sekolah kami dalam meraih penghargaan Adiwiyata. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, yang bersama-sama berkomitmen menjaga dan melestarikan lingkungan," sebut Djuwita.

Lebih lanjut, ia menegaskan program-program lingkungan yang telah diterapkan akan terus dikembangkan. Menurutnya, komitmen sekolah terhadap kelestarian lingkungan bukan hanya sebatas kegiatan sekolah. Tetapi merupakan bagian penting dari budaya yang ingin dibangun di kalangan siswa.

"Kami akan terus mempertahankan program-program berwawasan lingkungan dan menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam kepada generasi muda," ujar Djuwita.

"Penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan," sambungnya.

Penghargaan Adiwiyata ini diberikan kepada sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA maupun Madrasah yang memenuhi kriteria dalam Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 53 tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.

Penilaian untuk penghargaan ini didasarkan pada komitmen sekolah dalam menerapkan Program GPBLHS secara berkesinambungan. Aspek-aspek yang dinilai mencakup perilaku ramah lingkungan hidup, kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air dan energi, serta pemberdayaan kader Adiwiyata yang diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler.

Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengungkapkan, kader Adiwiyata merupakan Agent of Change Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjadi dasar bagi Indonesia untuk percepatan target Suistainable Development Goals (SDGs).

Dengan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan kita dapat menciptakan kader Adiwiyata yang akan menjadi agents of change atau agen perubahan untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," tegasnya.

Alue berharap program Adiwiyata hingga program nasional "Indonesia's FOLU Net Sink 2030" dapat dilanjutkan pada masa pemerintahan berikutnya. Menurutnya, program tersebut memiliki dampak yang luar biasa.

"Kita ingin program-program yang memiliki impact luar biasa, sangat strategis. Termasuk Adiwiyata seperti ini kan harus terus dilanjutkan ya oleh pemerintahan baru," tutup Alue. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Cafe Kelana Bahagia menggelar turnamen futsal bertajuk Kelana Bahagia Cup I tahun 2026 (foto/afrizal)Cafe Kelana Bahagia Bagansiapiapi Gelar Turnamen Futsal
Ilustrasi BMKG ungkap prakiraan cuaca Riau berpeluang hujan (foto/int)Cek, Ini Daerah di Riau Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Penanganan karhutla di Dayun, Siak, Riau.Karhutla di Kampung Dayun Siak, Tim Gabungan Padamkan Api dari Darat dan Udara
Posko pajak keliling hadir setiap akhir pekan di Pekanbaru (foto/ist)Posko Keliling, Bapenda Pekanbaru Jemput Wajib Pajak hingga ke Permukiman
Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
  PM2.5 Pekanbaru tembus 119,3 µg/m³ atau kategori tidak sehat (foto/int)Pekanbaru Diselimuti Udara Tak Sehat, Sekolah Kembali Terapkan PJJ
Irjen Dekananto Eko Purwono, Wakapolda Metro Jaya.Naik Pangkat Jadi Irjen, Ini Rekam Jejak Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono
Ilustrasi: Walikota Pekanbaru Agung Nugroho saat meninjau Sekolah Dasar Negeri di Pekanbaru.Pertimbangkan Kesehatan Anak, Agung Nugroho Terapkan PJJ di Pekanbaru
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved