www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Sejumlah Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Hari Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Megawati Ungkap Kehidupan Soekarno sebagai Rakyat Biasa Setelah Dilengserkan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 09:55:39 WIB

JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menceritakan ayahnya, Sukarno melanjutkan hidup sebagai rakyat biasa setelah dilengserkan dari kursi presiden.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1967 silam atau setelah meletusnya prahara di tahun 1965.

Cerita itu disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan ini ketika menyampaikan orasi usai resmi diberikan gelar Professor kehormatan dengan status Guru Besar Tidak Tetap oleh Universitas Pertahanan (Unhan) pada Jumat (11/6/2021) kemarin.

"Saya tumbuh besar di istana. Akibat peristiwa politik tahun 1965 saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Dan tentu saja karena ayah saya dilengserkan, hidup sebagai rakyat biasa," kata Mega seperti dinukil CNN Indonesia.

Megawati mengaku menceritakannya lantaran menganggap hidup ini bagai roda kehidupan. Ia pun mengutip sebuah falsafah Jawa yakni cakra manggilingan.

Diceritakan Megawati, dirinya dulu lahir di Gedung Agung Yogyakarta. Ketika itu, Yogyakarta tengah menjadi pusat pemerintahan Indonesia.

"Jadi praktis keluarga kami, keluarga presiden baru bisa pindah ke Jakarta tahun 1950," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Megawati dan keluarga pun melanjutkan hidup seperti orang biasa lainnya. Ia menyebut masa-masa setelah Sukarno dilengserkan adalah periode yang sulit baginya dan keluarga.

"Tetapi akhirnya begitulah yang seperti saya katakan roda berputar," ucap Megawati.

Hingga akhirnya, Megawati terjun ke dunia politik. Bermula dari menjadi anggota DPR dari fraksi PDI hingga menjadi presiden Indonesia yang ke-5.

"Sejarah memanggil saya untuk pertama kali menjadi anggota DPR RI sampai tiga periode. Terpotong dua tahun karena lalu menjadi wapres dan setelah itu menjadi presiden ke 5 Republik Indonesia," kata Megawati. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiSejumlah Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Hari Ini
Kepala Satpol PP Pekanbaru Iwan SimatupangPelaku Usaha yang Membandel Saat PPKM Diberi Surat Peringatan
Nia RamadhaniSopir Nia Ramadhani Mengaku Tak Digaji, Cuman Dikasih Uang Bensin Motor
Dinas Perhubungan Provinsi Riau bersama tim gabungan dari POM TNI AD, Ditlantas Polda Riau dan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau melakukan razia kendaraan angkutan barang termasuk truk Over Dimensi Over Load92 Truk Ditilang Selama Tiga Hari Razia Tim Gabungan
Kapolda Riau saat membagikan sembako ke warga. Polda Riau Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
  Demo Jokowi End Game Belum Mulai, Polisi Tangkapi Sejumlah Pemuda
ilustrasi6 Tanda Pasangan Berselingkuh, Apa Saja?
ilustrasiRamalan Zodiak 24 Juli 2021: Capricorn, Aquarius, dan Pisces, Saatnya Cari Teman Hidup
AMSI Akan Luncurkan Crisis Center Covid-19
SyamsurizalSyamsurizal Dipastikan Pimpin PPP Riau, Siapa Calon Sekretaris?
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved