www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Unri Terapkan Kuliah Online dan WFH
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Inovasi KPU Riau, Sekolah Pemilu Hijau Padukan Pendidikan Demokrasi dan Pelestarian Alam
Jumat, 07 Agustus 2026 - 11:55:16 WIB
KPU Riau meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (foto/int)
KPU Riau meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (foto/int)

PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun 2026 sebagai inovasi pendidikan pemilih yang memadukan penguatan demokrasi dengan kepedulian terhadap lingkungan. Program yang menjadi bagian dari Rumah Pintar Pemilu (RPP) tersebut menyasar kalangan mahasiswa sebagai calon agen perubahan dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan berkelanjutan.

Peluncuran Sekolah Pemilu Hijau digelar secara luring dan daring di Kantor KPU Provinsi Riau, Kamis (6/8/2026). Kegiatan dibuka secara virtual oleh Anggota KPU RI sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz, mewakili Ketua KPU RI.

Acara secara luring dihadiri pejabat manajerial dan fungsional KPU Provinsi Riau serta perwakilan instansi pemerintah dan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan maupun lingkungan hidup. Sementara secara daring diikuti Ketua KPU kabupaten/kota, sekretaris, dan Kepala Subbagian Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia se-Provinsi Riau. Kegiatan juga disiarkan langsung melalui media sosial KPU Provinsi Riau.

Sekolah Pemilu Hijau merupakan pengembangan dari program Sekolah Pemilu dan Demokrasi yang sebelumnya telah dijalankan KPU Provinsi Riau. Program ini menghadirkan 16 sesi pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi dan kepemiluan, sekaligus menanamkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari penyelenggaraan pemilu yang berkelanjutan.

Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, mengatakan program tersebut menjadi terobosan dalam pendidikan pemilih yang menggabungkan nilai-nilai demokrasi dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Melalui Sekolah Pemilu Hijau, kami berharap lahir agen-agen perubahan yang tidak hanya memahami demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas," ujar Rusidi, dikutip Jumat (7/8/2026).

Pada kesempatan itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan hadir sebagai keynote speaker dengan materi "Membumikan Gagasan Green Policing dan Pemilu Hijau di Indonesia".

Herry menjelaskan bahwa Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan melalui perubahan pola pikir, kebiasaan, dan budaya yang lebih ramah lingkungan.

Menurutnya, konsep Green Election dan Green Policing saling melengkapi karena sama-sama mengedepankan tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan melalui sinergi berbagai pihak.

"Green Election dan Green Policing memiliki tujuan yang sama. Penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan Green Election yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Anggota KPU RI August Mellaz memberikan apresiasi atas inovasi yang diinisiasi KPU Provinsi Riau. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh bagaimana pendidikan pemilih dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

"Program tersebut menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan pemilih dapat dipadukan dengan upaya pelestarian lingkungan," ujarnya.

August juga mengungkapkan bahwa komitmen KPU terhadap isu lingkungan telah diwujudkan melalui berbagai aksi, salah satunya penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di seluruh Indonesia bersama badan ad hoc saat pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2024.

"Ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemilu dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan," tukasnya dikutip dari MCRiau.

Sebagai simbol dimulainya Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, KPU Provinsi Riau menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan peserta. Penyerahan tersebut menjadi wujud komitmen untuk mengintegrasikan pendidikan pemilih dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Melalui program ini, KPU Provinsi Riau berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman kuat mengenai demokrasi dan kepemiluan, sekaligus berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Sekolah Pemilu Hijau juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mendorong penerapan nilai-nilai Green Election dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu, sehingga mampu memperkuat demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan berkelanjutan.

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Unri menerapkan kuliah daring selama dua hari akibat kualitas udara yang memburuk di Pekanbaru (foto/int)Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Unri Terapkan Kuliah Online dan WFH
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tembus 3.000 Titik Rabu Sore, Ini Sebaran di Riau
APTISI tawarkan solusi pembiayaan pendidikan tinggi yang berkeadilan (foto/ist)APTISI Tawarkan Solusi Pembiayaan Pendidikan Tinggi yang Berkeadilan
Lapas Bagansiapiapi dan Kejari Rohil bahas percepatan eksekusi putusan.(foto: afrizal/halloriau.com)Selaraskan Data Tahanan, Lapas Bagansiapiapi dan Kejari Rohil Percepat Proses Eksekusi
Sejumlah eks pekerja PT Vadhana mengadu ke Disnaker Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Gaji Hanya Dibayar Separuh, 770 Eks Pekerja PT Vadhana Mengadu ke Disnaker Rohil
  ist.UIR Kian Diperhitungkan, Peringkat Dunia dan Nasional Terus Menanjak
ist.UIR Cetak Sejarah Baru, Program Kedokteran Gigi dan Profesi Resmi Dibuka
PJJ di Pekanbaru diperpanjang hingga 10 Oktober 2026.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Udara Pekanbaru Level Berbahaya, PJJ PAUD-SMP Diperpanjang hingga Sabtu
GERAM desak DPRD Pekanbaru panggil manajemen MP Club.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Bongkar Berbagai Pelanggaran THM, GERAM Desak DPRD Pekanbaru Panggil Manajemen MP Club
Pemprov Riau siapkan tim pengawasan Bahasa Indonesia di ruang publik (foto/int)Perkuat Bahasa Indonesia di Ruang Publik, Pemprov Riau Segera Bentuk Tim Kerja
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved