www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Simpang Siur Pj Gubri, Pengamat Minta Pemerintah Ingat Tanggungjawab Moral Pada Masyarakat
Selasa, 27 Februari 2024 - 13:05:23 WIB
Pengamat politik dan kebijakan publik, doktor M Rawa El Amady
Pengamat politik dan kebijakan publik, doktor M Rawa El Amady

PEKANBARU - Sudah sepekan sejak habisnya masa jabatan Gubernur Riau (Gubri) definitif Edy Natar Nasution namun Penjabat (Pj) yang akan menggantikannya masih belum jelas.

Meski nama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto telah mencuat sejak lama, namun muncul pula nama Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi yang akan menjadi Pj Gubri.

Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri masih enggan memberikan keterangan lugas mengenai sudahkah Surat Keputusan (SK) penunjukan Pj Gubri dari pemerintah pusat diterima dan siapa nama yang ditunjuk presiden?

Diketahui, Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho mengungkap SK penunjukan Pj Gubri sudah ke luar dan pelantikan akan segera dilakukan.

"(SK) Sudah, yang ditunjuk SF Hariyanto dan akan dilantik pada Kamis (29/2/2024)," kata dia, Selasa (27/2/2024).

Namun saat kabar itu dikonfirmasi pada Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau, Jhon Armedi Pinem, ia mengaku masih perlu mengecek siapa nama Pj Gubri.

"Iya (SK) sudah diteken, tapi siapa yang ditunjuk sebagai Pj Gubernur Riau masih kita cek namanya. Nanti kita informasikan lebih lanjutnya," singkatnya.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dan kebijakan publik doktor M Rawa El Amady mengatakan bahwa tahapan penunjukan Pj kepala daerah sepenuhnya berada di tangan presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Terlebih, menurut Rawa, saat ini tahapan Pemilu masih berlangsung sehingga banyak urusan di pemerintah pusat yang menyebabkan penetapan Pj tertunda atau ditahan.

"Pertama memang faktor pemilu kalau kita bersangka baik, ya. Jadi otoritas yang menentukan Pj itu pemerintah pusat, bukan DPRD. Yang kedua dia memang harus memenuhi kriteria bahwa itu adalah pejabat ASN, tidak boleh non-ASN. Jadi perlu kriteria tertentu," ujar Rawa saat dihubungi halloriau, Selasa (27/2/2024).

Kondisi politik pasca Pemilu saat ini, lanjut Rawa, belum stabil terlebih masih proses penghitungan suara.

"Jadi prasangka baik kita, mungkin (kenapa Pj belum diumumkan) dikhawatirkan pergantian Plh ke Pj ini punya dampak respon negatif dari masyarakat," pungkasnya.

Akademisi Universitas Lancang Kuning itu menambahkan bahwa penunjukan Pj kepala daerah sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden yang tidak bisa diganggu gugat.

"Jadi kita memang tidak bisa juga memaksa pemerintah, secara politik memang tidak ada hak masyarakat (untuk menentukan Pj). Hak itu ada pada presiden melalui kemendagri. DPRD itu juga tidak ada gunanya. DPRD itu hanya memberikan usulan," jelasnya.

Namun, lanjut Rawa, meski hak penunjukan Pj kepala daerah sepenuhnya berada di tangan pemerintah bukan berarti harus dirahasiakan dari masyarakat.

Rawa mengingatkan pemerintah soal keterbukaan informasi dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

"Kalau kita larinya ke akuntabilitas kepada publik, semua keputusan yang akan diambil pemerintah mestinya diketahui oleh masyarakat. Pemerintah harusnya punya tanggung jawab moral, karena dia 'kan dibiayai masyarakat hidupnya. Sebab itu dia harusnya terbuka walaupun secara hukum dia tidak wajib membuka pada masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Rinai
Editor: Satria



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
  LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved