PEKANBARU – Komitmen PT Daikin Airconditioning Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) vokasi kembali diwujudkan melalui peresmian DAIKIN Center of Excellence di SMK Negeri 2 Pekanbaru, Rabu (6/8/2026).
Fasilitas ini menjadi Center of Excellence DAIKIN kedelapan di Indonesia sekaligus yang pertama di Pulau Sumatera.
Peresmian tersebut menandai langkah strategis perusahaan asal Jepang itu dalam memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri tata udara (air conditioning/AC).
Vice President Director PT Daikin Airconditioning Indonesia, Budi Mulia mengatakan, pembangunan pusat keunggulan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pendidikan vokasi di berbagai daerah.
"Menjadikan peresmian ini sekaligus sebagai simbol kuatnya komitmen kami untuk terus memperluas keberadaan DAIKIN Center of Excellence sebagai dukungan dalam penguatan kompetensi pada institusi pendidikan vokasi," ujar Budi Mulia.
DAIKIN Center of Excellence di SMKN 2 Pekanbaru berdiri di gedung dua lantai yang dilengkapi ruang praktik dan ruang teori.
Laboratorium praktik dibekali beragam unit pendingin udara DAIKIN, mulai dari sistem AC untuk hunian hingga bangunan komersial.
Fasilitas tersebut dirancang agar siswa dapat mempelajari langsung teknologi yang digunakan di dunia industri sehingga memiliki pengalaman belajar yang lebih aplikatif.
Selain laboratorium, ruang kelas teori juga mendapat peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran guna menunjang proses pendidikan yang lebih efektif.
Menurut Budi Mulia, pembangunan fasilitas tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai program kerja sama yang telah berjalan antara DAIKIN dan sekolah vokasi, mulai dari pengayaan kurikulum, sertifikasi industri bagi guru dan siswa, pelatihan guru tamu, hingga program praktik kerja lapangan.
"Berbagai peningkatan pada bangunan dan fasilitas pembelajaran ini menjadi penguatan untuk mendukung keberlanjutan kolaborasi lewat berbagai program pengembangan kompetensi yang telah berlangsung sebelumnya," katanya.
DAIKIN berharap fasilitas baru tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta didik, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kemampuan bagi tenaga pendidik dan teknisi AC di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor tata udara dinilai masih terus meningkat seiring berkembangnya industri pendingin udara di Indonesia.
Saat ini DAIKIN telah beroperasi di Indonesia lebih dari lima dekade dengan dukungan 16 kantor perwakilan yang terhubung dengan sekitar 1.400 mitra dealer di berbagai daerah.
Perusahaan juga telah mengoperasikan pabrik AC hunian skala penuh di Cikarang, Jawa Barat, sejak 2024.
"Masih terus berkembangnya industri tata udara inilah yang membuat kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi penting. Menciptakan simbiosis untuk saling bertumbuh," ucap Budi Mulia.
"Membangun kompetensi sumber daya manusia yang pada gilirannya akan mengisi kebutuhan tenaga kerja pelaku usaha hingga kemudian sampai pada meningkatkan daya saing industri nasional," jelasnya.
Kepala SMKN 2 Pekanbaru, Kamal Majdi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan DAIKIN kepada sekolahnya.
Menurutnya, kehadiran Center of Excellence akan memperkuat pembelajaran berbasis industri sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja.
"Kami mengapresiasi kepercayaan DAIKIN kepada SMK Negeri 2 Pekanbaru. Kehadiran DAIKIN Center of Excellence diharapkan semakin memperkuat kompetensi siswa maupun tenaga pengajar, sekaligus menghadirkan proses pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan industri," ujar Kamal Majdi.
Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri tersebut dapat terus berlanjut sehingga memberi manfaat yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan vokasi di Riau.
"Semoga sinergi ini terus berlanjut dan terjalin di masa mendatang," tutupnya.