PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan akses pendidikan menengah tetap terbuka bagi seluruh lulusan SMP dan MTs setelah hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi diumumkan pada Senin (22/6/2026).
Pengumuman hasil seleksi dapat diakses melalui portal resmi SPMB Riau.
Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau menunjukkan antusiasme masyarakat masih tinggi, dengan total pendaftar mencapai 79.350 calon murid dari seluruh kabupaten dan kota.
Dari jumlah tersebut, 70.616 calon murid berhasil memperoleh kursi di SMA dan SMK Negeri, sementara kapasitas sekolah negeri secara keseluruhan di Provinsi Riau tercatat melebihi 101 ribu kursi.
Kadisdik Riau, Erisman Yahya mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan layanan pendidikan menengah di Riau masih memadai untuk menampung lulusan jenjang SMP dan MTs.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa secara agregat ketersediaan layanan pendidikan menengah di Provinsi Riau masih mencukupi untuk menampung lulusan SMP dan MTs," kata Erisman Yahya, Senin (22/6/2026).
Meski demikian, Dinas Pendidikan meminta peserta yang belum lolos seleksi sekolah negeri agar tidak berkecil hati karena masih tersedia jalur pendidikan alternatif yang difasilitasi pemerintah.
"Bagi calon murid yang belum dinyatakan lulus pada sekolah negeri kami minta agar tidak berkecil hati," ujarnya.
Sebagai langkah memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan, Pemprov Riau kembali mengaktifkan Program BOSDA Afirmasi Swasta.
Program ini memungkinkan peserta didik yang diterima di sekolah swasta mitra pemerintah memperoleh bantuan biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga mereka tetap dapat mengenyam pendidikan menengah tanpa terbebani biaya sekolah.
"Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengakses layanan pendidikan menengah secara gratis," jelas Erisman.
Untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, pemerintah menyediakan 2.179 kursi BOSDA Afirmasi Swasta, yang terdiri dari 424 kursi di SMA Swasta dan 1.755 kursi di SMK Swasta.
Kuota tersebut tersebar di berbagai daerah di Provinsi Riau guna menjangkau lebih banyak peserta didik yang belum memperoleh sekolah pada jalur negeri.
Disdik Riau menetapkan pendaftaran dan pemilihan sekolah melalui Jalur BOSDA Afirmasi Swasta berlangsung mulai 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Kesempatan ini khusus diberikan kepada calon murid yang belum diterima pada SMA maupun SMK Negeri dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
Menurut Erisman, program tersebut bukan hanya bertujuan membantu siswa memperoleh sekolah, tetapi juga menjadi strategi pemerintah dalam memperkuat pemerataan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta.
"Selain memperluas akses pendidikan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan jumlah peserta didik antara sekolah negeri dan sekolah swasta," katanya.
Pemprov Riau menilai keberadaan sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung layanan pendidikan menengah yang berkualitas dan merata.
Karena itu, seluruh calon murid bersama orang tua diimbau segera memanfaatkan kesempatan pendaftaran BOSDA Afirmasi Swasta dengan memilih satuan pendidikan yang telah ditetapkan sebagai mitra program.
Informasi mengenai hasil seleksi SPMB, daftar sekolah pelaksana BOSDA Afirmasi Swasta, jadwal pendaftaran, hingga tata cara pengajuan dapat diakses melalui portal resmi SPMB Provinsi Riau.
Menutup keterangannya, Erisman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah yang terhambat melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi.
"Program BOSDA Afirmasi Swasta merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk memastikan akses pendidikan menengah yang berkualitas tanpa terkendala biaya," pungkasnya.