USBN Diganti US
Siswa SMAN I dan SMA Muhammadiyah di Rambah Ikuti US PAI Online Pakai Android
Senin, 09 Maret 2020 - 15:22:37 WIB
PASIR PANGARAIAN - Siswa kelas XII SMAN I dan Muhammadiyah di Rambah, mengikuti pelaksanaan Ujian Sekolah (US) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan sistem online yang menggunakan handphone android.
Saat pelaksanaan US di SMAN I Rambah, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Rohul Drs.H.Syahrudin.M.Sy bersama Kasi Ketenagaan Subdit Kurikulum Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI M.Nadir, Staf Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau juga Kasi Pendidikan Islam Kankemenag Rohul.
Kakan Kemenag Rohul, Syahruddin, Senin (9/3/2020) di sela-sela melihat 262 siswa SMAN I Rambah melaksanaka US mengakui, tahun ini merupakan tahun pertama perubahan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandart Nasiona (USBN) menjadi US.
"Kalau dulu USBN soalnya dari pusat, namun sekarang menjadi tanggungjawab sekolah dengan melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai pembuat soal," kata Syahrudin.
Ditambahkan Syahrudin lagi, meskipun sudah berubah namun Kementerian Agama RI harus mengawal konten ujian tersebut antara lain dengan memasukkan materi moderasi beragama dan deradikalisme.
"Karena nantinya, soal yang dijuikan di UD untuk materi moderasi beragama dan deradikalisme, akan dibawa ke pusat untuk dikaji ulang apakah sudah sesuai standar atau belum," jelas Kakan Kemenag Rohul Syahrudin.
Di SMAN I Rambah Syahrudin mengatakan,peserta US 264 dan yang ikut ujian 262, karena 2 siswa terpaksa ujian susulan dimana siswa bernama Umi Aiman kelas XII IPS 4 alamai tabrakan sedangjan dan 1 siswa lain ikut LIDA yakmi Zahra.
"Dalam pelaksanaan US PAI online siswa menggunakan hp android. Jika ada yang tidak ada hp android maka diujikan ke komputer. Jadwal ujian jam 7.30 WIB hingga 09.30 WIB," ucapnya.
Usai mengawal US di SMN I Rambah, Kakan Kemenag Rohul dan rombongan melanjutkan melihat siswa SMA Muhammadiyah Rambah. Terdata 48 siswa Kelas XII seluruhnya mengikuti US.
Dari infromasi pihak sekolah SMA Muhammadiyah ke Kekan Kemenag dan rombongan, pada pelaksanaan US tahun 2020 tingkat SMA semua biaya ditanggung oleh sekolah termasuk biaya beli paket untuk ujian online.
Dimana seminggu sebelum ujian, sudah diadakan sosialisasi ujian dengan menggunakan hp android oleh nara sumber yang dari anggota MKKS (Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah) di SMA Muhammadiyah.
"Kemudian, usai dilaksanakannya dilaksanakan US PAI akan diadakan pula ujian Islam, kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab. Soalnya dari Dikdasmen pimpinan Muhammadiyah wilayah Riau. Peralatan yang dibutuhkan seperti WIFI disediakan pimpinan Dikdasmen muhammadiyah wilayah bekerja sama dengan donatur," ucap Syahrudin lagi.
Dari informasi Stahrudin, di SMA Muhammadiyah ada 3 guru PAI dan hanya 1 orang yang sudah disertifikasi, itupun belum diinpassing karena selama ini wewenang inpassing guru PAI ada di tangan Kemendikbud. Namun sudah ada wacana bahwa ke depannya wewenang inpassing guru PAI diserahkan ke Kementerian Agama.
Dengan perubahan dari USBN ke US, kini sejumlah siswa merasa senang karena yang membuat soal adalah dari MGMP Kabupaten yang lebih mengetahui muatan kurikulum dan kualitas peserta didik di Rohul.
Penulis : Feri Hendrawan
Editor : Yusni Fatimah
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :