PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menjajaki pengembangan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas perdagangan dan memperluas akses pasar regional. Salah satu peluang yang dibahas adalah pengembangan pelabuhan di kawasan Buruk Bakul untuk mendukung aktivitas perdagangan dan industri di Riau.
Peluang tersebut dibahas dalam audiensi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama Ketua KADIN Dumai, Zulfan Ismaini, di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan itu juga menyoroti kebutuhan investasi, dukungan pemerintah pusat, serta potensi kolaborasi dengan dunia usaha dan investor untuk mendorong realisasi pembangunan infrastruktur.

SF Hariyanto mengatakan, pembangunan infrastruktur strategis harus didukung perencanaan yang matang, kepastian pembiayaan, dan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, penjajakan investor perlu diiringi kesiapan dokumen perencanaan serta dukungan pemerintah pusat.

“Kita sudah menyiapkan perencanaan untuk pembangunan jembatan di kawasan Bengkalis, termasuk desain, analisis mengenai dampak lingkungan dan studi kelayakannya. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana mencari investor serta memastikan dukungan dan jaminan pemerintah pusat agar proyek tersebut bisa direalisasikan,” tuturnya.

Selain pengembangan infrastruktur, SF Hariyanto juga mendorong generasi muda dan kalangan dunia usaha agar terlibat dalam pengembangan potensi ekonomi daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diperlukan untuk menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan secara realistis dan berkelanjutan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

“Kita ingin anak-anak muda yang punya semangat membangun ikut mengambil bagian dalam pengembangan potensi daerah. Kalau ada gagasan dan peluang yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita susun dengan jelas agar tanggung jawab pemerintah dan dunia usaha bisa berjalan seiring,” ujarnya.

Melalui penjajakan tersebut, Pemprov Riau berharap peluang kerja sama dengan KADIN, investor, dan pemerintah pusat dapat terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur serta memperkuat kegiatan perdagangan dan industri di daerah. (Galeri Foto)