www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Expo 2026 Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Pemprov Batasi Beban APBD
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Expo 2026 Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Pemprov Batasi Beban APBD
Jumat, 09 Oktober 2026 - 19:45:07 WIB
Riau Expo 2026.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)
Riau Expo 2026.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Rencana penyelenggaraan Riau Expo pada Desember 2026 membidik transaksi perdagangan minimal Rp100 miliar dan peluang investasi Rp75 miliar.

Namun, di tengah keterbatasan fiskal daerah, realisasi target tersebut akan sangat bergantung pada kesiapan pelaku usaha, efektivitas promosi, serta kemampuan penyelenggara mendatangkan pembeli dan investor potensial.

Pemprov Riau membuka peluang dukungan terhadap agenda promosi perdagangan dan investasi tersebut, dengan menegaskan bahwa pelaksanaannya harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, skema pendanaan non-APBD melalui sponsor dan kontribusi dunia usaha menjadi salah satu tumpuan penyelenggaraan kegiatan.

Rencana itu dibahas dalam audiensi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto bersama Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Dumai, Zulfan Ismaini, di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (9/10/2026).

Riau Expo direncanakan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan pengusaha dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan sejumlah negara lainnya.

Ajang ini diarahkan untuk memperluas pasar produk unggulan daerah, memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membuka akses terhadap investasi baru.

SF Hariyanto mengatakan, pemerintah daerah tetap membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha, tetapi setiap bentuk dukungan harus disesuaikan dengan kapasitas anggaran dan kewenangan pemerintah.

"Kondisi fiskal kita saat ini memang menuntut kehati-hatian, sehingga setiap kegiatan harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran," tuturnya.

"Namun, kalau ada hal yang bisa kita bantu untuk mendukung kegiatan dunia usaha dan ekonomi masyarakat, tentu akan kita upayakan," sambungnya.

Target transaksi perdagangan Rp100 miliar dan peluang investasi Rp75 miliar menjadi tolok ukur utama yang perlu diperhatikan dalam persiapan Riau Expo.

Meski demikian, kedua sasaran tersebut memiliki karakter berbeda dan tidak otomatis menjadi tambahan pendapatan maupun investasi yang langsung terealisasi di Riau.

Transaksi perdagangan bergantung pada kesepakatan jual beli yang terbentuk selama maupun setelah pameran.

Sementara itu, peluang investasi masih memerlukan tindak lanjut, mulai dari pembahasan rencana bisnis, kepastian pembiayaan, perizinan, hingga keputusan investor untuk merealisasikan proyek.

Karena itu, keberhasilan kegiatan tidak cukup dinilai dari jumlah peserta, luas area pameran, atau banyaknya pertemuan bisnis.

Penyelenggara perlu memiliki mekanisme pencatatan transaksi yang terukur serta sistem pemantauan terhadap kesepakatan dagang dan investasi setelah acara berakhir.

SF Hariyanto menyambut rencana penyelenggaraan dengan skema pendanaan non-APBD. Ia juga meminta agar persiapan dilakukan melalui koordinasi yang jelas, termasuk pembentukan tim dan pembagian tanggung jawab setiap pihak.

"Silakan kegiatan ini dipersiapkan dengan baik, nanti kita duduk bersama untuk membentuk tim dan membagi tugas masing-masing. Pemprov tidak akan melepas begitu saja, tetapi kita bekerja sesuai kemampuan dan tanggung jawab masing-masing," katanya.

Skema pembiayaan melalui sponsor dan pelaku usaha diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap anggaran daerah.

Namun, sumber pendanaan, kebutuhan biaya operasional, serta bentuk dukungan pemerintah tetap perlu dijelaskan secara transparan agar pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan.

Zulfan Ismaini menjelaskan, Riau Expo dirancang sebagai ruang promosi produk unggulan daerah sekaligus sarana mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dan investor dari berbagai negara.

"Kami merencanakan Riau Expo selama dua hari dengan pendanaan non-APBD melalui dukungan sponsor dan para pihak terkait," tuturnya.

"Kami menargetkan transaksi perdagangan minimal Rp100 miliar dan peluang investasi sebesar Rp75 miliar, dengan fokus mendorong pertumbuhan UMKM serta masuknya investasi baru ke Riau," jelasnya.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama perdagangan di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Keterlibatan pengusaha dari negara-negara tersebut diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal Riau.

Bagi UMKM, manfaat konkret yang perlu dikejar bukan hanya kesempatan memajang produk, melainkan juga terbentuknya kontrak pembelian, perluasan jaringan distribusi, peningkatan kapasitas produksi, dan akses ke pasar ekspor.

Dengan demikian, pelaku usaha lokal perlu memperoleh ruang promosi yang memadai serta kesempatan bertemu langsung dengan calon pembeli yang relevan. Tanpa tindak lanjut setelah pameran, target transaksi berisiko berhenti sebagai angka proyeksi.

Di luar agenda pameran, KADIN Dumai turut menjajaki peluang pengembangan industri pengolahan tandan kosong kelapa sawit menjadi biomassa dan pupuk.

Rencana tersebut berpotensi mendorong pemanfaatan limbah perkebunan menjadi produk bernilai tambah.

Pengembangan industri semacam ini juga dapat membuka peluang usaha baru apabila didukung kepastian pasokan bahan baku, teknologi pengolahan yang sesuai, akses pasar, serta perhitungan keekonomian yang layak.

KADIN Dumai juga menjajaki kerja sama dengan calon investor dari India. Namun, penjajakan tersebut masih perlu dibedakan dari komitmen investasi yang telah disepakati maupun proyek yang sudah memasuki tahap pembangunan.

Jika ditindaklanjuti secara konkret, pengembangan industri pengolahan dapat memperluas basis ekonomi Riau yang selama ini memiliki keterkaitan kuat dengan komoditas perkebunan.

Nilai tambah dari pengolahan di daerah juga berpeluang memperkuat rantai pasok lokal dan membuka lapangan kerja.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Riau Expo 2026.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Riau Expo 2026 Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Pemprov Batasi Beban APBD
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)2.596 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Catat 14 Titik Panas Sore ini
Telkomsel luncurkan paket internet khusus agen Pos.(foto: istimewa)Bidik 200.000 Agen Pos, Telkomsel dan PosDigi Tawarkan Kuota hingga 55 GB
FiberStar hadirkan GO! NEXT 2026 di Pekanbaru, perkenalkan solusi teknologi untuk bisnis (foto/ist)FiberStar Hadirkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk Dukung  Kebutuhan Bisnis di Pekanbaru
JNE meraih sertifikasi halal untuk layanan logistik dari BPJPH (foto/ist)JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya
  Anggaran Kopdes di Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Anggaran Rp3,79 Miliar Disiapkan, Sejauh Mana Progres Koperasi Merah Putih di Riau?
Bupati Zukri buka Helat Pelalawan 2026 ke-27.(foto: andi/halloriau.com)Helat Pelalawan ke-27 Dibuka, 180 Tenda UMKM Gratis Disiapkan untuk Pedagang
Lapas Bagansiapiapi dan Dinas UMKM Rohil sinergi dorong kemandirian warga binaan (foto/afrizal)Lapas Bagansiapiapi dan Dinas UMKM Rohil Sinergi Dorong Kemandirian Warga Binaan
Plt Bupati Muklisin membuka pacu jalur mini di Danau Kebun Nopi, Kuansing (foto/ultra)Semarak Hari Jadi ke-27 Kuansing dan Haornas, Plt Bupati Buka Pacu Jalur Mini
Waspada asap di Pekanbaru, BMKG minta warga kurangi aktivitas di luar rumah (foto/int)Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 141 µg/m³
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved