www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Perketat Evaluasi BUMD, Modal Daerah Wajib Berbasis Kajian
Jumat, 25 September 2026 - 12:54:50 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi (foto/int)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi (foto/int)

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau memperkuat evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada capaian laba dan dividen, tetapi juga menyentuh efisiensi, penyerapan tenaga kerja serta manfaat pelayanan bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin menilai keberhasilan BUMD semata-mata dari besaran keuntungan yang dihasilkan. Aspek pelayanan publik dan dampak ekonomi terhadap daerah juga menjadi bagian penting dalam mengukur kinerja perusahaan.

"Pemprov Riau terus mengevaluasi BUMD dan BLUD agar peranannya sebagai penyumbang pendapatan daerah tidak mengurangi kualitas pelayanan umum," katanya di Ruang Paripurna DPRD Riau, Kamis (24/09/2026).

Menurut Syahrial, setiap kebijakan terkait penyertaan maupun penambahan modal kepada BUMD harus didukung kajian yang jelas dan terukur. Pemerintah Provinsi Riau ingin memastikan setiap modal daerah yang disalurkan memiliki prospek usaha sekaligus memberikan dampak ekonomi yang dapat diukur.

"Penyertaan atau penambahan modal BUMD dijamin berbasiskan kajian akademis, business plan yang terukur, dan analisis dampak ekonomi bagi daerah," jelasnya.

Dalam proses evaluasi, Pemprov Riau menggunakan sejumlah indikator untuk mengukur kinerja BUMD. Indikator tersebut mencakup kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau dividen, efisiensi operasional, penyerapan tenaga kerja hingga dampaknya terhadap pelayanan publik.

"Kami juga menerapkan indikator kinerja BUMD yang mencakup aspek laba atau dividen, efisiensi, penyerapan tenaga kerja, hingga dampak pelayanan publik," tambahnya.

Syahrial juga menyampaikan bahwa Pemprov Riau tengah melakukan pembenahan terhadap sejumlah anak perusahaan BUMD yang menghadapi persoalan keuangan. Evaluasi dilakukan untuk melihat kondisi portofolio usaha sekaligus menentukan langkah yang tepat bagi keberlangsungan perusahaan.

Pembenahan tersebut juga berkaitan dengan evaluasi target dividen yang menjadi salah satu komponen pendapatan daerah. Penetapan target dividen APBD 2026 akan disesuaikan dengan kinerja perusahaan serta langkah restrukturisasi manajemen masing-masing BUMD.

"Langkah pembenahan anak perusahaan BUMD yang berekuitas negatif sedang berjalan. Termasuk evaluasi portofolio, penerapan sistem pengendalian intern hingga opsi divestasi atau likuidasi taktis jika diperlukan. Penetapan target dividen APBD 2026 disesuaikan melalui analisis kinerja serta langkah restrukturisasi manajemen BUMD," terangnya dilansir dari MCRiau.go.id.

Dengan evaluasi tersebut, Pemprov Riau menempatkan kinerja BUMD tidak hanya dari sisi kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjalankan usaha secara efisien sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
  Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved