www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Punya 3,88 Juta Ha Sawit, Plt Gubri Ungkap Produksi CPO Riau 9,4 Juta Ton/Tahun
Rabu, 16 September 2026 - 15:59:09 WIB
Riau Punya 3,88 Juta Hektare Sawit, SF Hariyanto Ungkap Tantangan Besar di Balik Potensi Perkebunan
Riau Punya 3,88 Juta Hektare Sawit, SF Hariyanto Ungkap Tantangan Besar di Balik Potensi Perkebunan

PEKANBARU — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto memaparkan potensi besar sekaligus sejumlah tantangan yang masih membayangi sektor perkebunan dan pangan Riau. Hal itu disampaikannya di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dalam kegiatan PKKMB Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Rabu (16/9/2026).

Menurut SF Hariyanto, perkebunan merupakan salah satu kekuatan utama Riau yang memiliki peran besar terhadap perekonomian sekaligus kehidupan masyarakat. Namun, potensi tersebut harus mampu diolah lebih jauh agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.

"Kalau kita melihat Riau dari kekuatan dasarnya, salah satu yang terbesar adalah perkebunan," kata SF Hariyanto.

Ia menyebut, Riau memiliki tutupan perkebunan kelapa sawit sekitar 3,88 juta hektare dengan produksi sekitar 9,4 juta ton crude palm oil (CPO) setiap tahun.

Kontribusi tersebut membuat Riau menyumbang sekitar 21 persen areal sawit nasional dan 20 persen produksinya. Dari total perkebunan sawit tersebut, sekitar 61 persen merupakan perkebunan rakyat.

"Artinya, sawit bukan hanya komoditas utama, tetapi menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat," ujarnya.

Tak hanya sawit, Riau juga memiliki potensi besar pada komoditas kelapa dan sagu. Untuk kelapa, luas perkebunannya mencapai sekitar 441 ribu hektare dengan produksi lebih dari 406 ribu ton kopra atau sekitar 2,2 miliar butir per tahun. Angka tersebut menjadikan Riau sebagai daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Sementara itu, komoditas sagu Riau juga tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.

Meski memiliki sederet keunggulan, SF Hariyanto mengingatkan pemerintah tidak boleh berhenti pada kebanggaan terhadap besarnya angka produksi dan luas perkebunan. Sebab, sejumlah persoalan mendasar masih mengancam keberlanjutan komoditas perkebunan, khususnya kelapa.

"Di sinilah persoalan kita mulai terlihat. Pada komoditas kelapa, misalnya, sekitar 80 ribu hektare atau 18,3 persen tanaman kita sudah berada dalam kondisi tua dan rusak," ungkapnya.

Penurunan produktivitas bahkan terlihat dalam rentang waktu yang cukup panjang. Produksi kelapa Riau yang pada 2010 pernah mencapai sekitar 2,9 miliar butir, turun menjadi sekitar 2,1 miliar butir pada 2020.

Dalam satu dekade, produksi tersebut berkurang sekitar 814 juta butir atau hampir 28 persen.

Menurut SF Hariyanto, persoalan kelapa di Riau tidak semata-mata berkaitan dengan peremajaan tanaman. Kondisi geografis kawasan pesisir turut menghadirkan tantangan lain, mulai dari tata air, abrasi hingga intrusi air laut.

"Persoalannya bukan hanya peremajaan. Di kawasan pesisir kita menghadapi persoalan tata air, abrasi dan intrusi air laut. Di sisi lain, akses pasar dan hilirisasi produk kelapa kita juga masih perlu diperkuat," tegasnya dikutip dari MCRiau.

Tantangan lain juga datang dari sektor pangan pokok. Produksi beras Riau pada 2025 tercatat sekitar 133 ribu ton. Jumlah tersebut baru memenuhi sekitar 23 persen kebutuhan konsumsi beras di daerah.

Meski demikian, SF Hariyanto menyampaikan adanya peningkatan produksi pangan pada 2026. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, luas panen padi telah mencapai sekitar 45 ribu hektare.

"Alhamdulillah, produksi pangan terus kita tingkatkan. Pada Januari sampai Agustus 2026, luas panen padi telah mencapai sekitar 45 ribu hektare, dengan produksi lebih dari 175 ribu ton gabah kering giling, tumbuh sekitar 6,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," sebutnya.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemprov Riau terus mendorong optimalisasi lahan dan peremajaan tanaman kelapa yang dibarengi dengan pembenahan tata air.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penyediaan benih serta penguatan industri pengolahan agar komoditas perkebunan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat Riau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved