www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Disdikbud Rohil Gelar Seminar Penguatan SDM dan Kelembagaan Penggiat Budaya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Rapat Paripurna DPRD Riau, SF Hariyanto Tekankan Pentingnya Regulasi Lingkungan yang Adaptif
Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:04:00 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mendorong penguatan tata kelola lingkungan hidup melalui perubahan regulasi daerah agar lebih adaptif terhadap perkembangan kebijakan nasional dan berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto saat menyampaikan tanggapan Pemerintah Provinsi Riau terhadap Perubahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Kamis (27/8/2026).

Rapat paripurna tersebut membahas empat agenda utama, yakni dua pandangan umum fraksi serta dua tanggapan gubernur terhadap sejumlah rancangan peraturan daerah.

Agenda tersebut mencakup pembahasan Ranperda tentang Penanaman Modal, Pajak dan Retribusi Daerah, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha, serta Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam penyampaiannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa lingkungan hidup merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, persoalan lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, investasi, ketahanan pangan, serta keberlanjutan pembangunan di Provinsi Riau.

“Pemprov Riau menilai regulasi daerah harus adaptif dalam menjawab persoalan lingkungan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk. Perubahan perda ini diperlukan agar kebijakan daerah tetap selaras dengan perkembangan peraturan perundang-undangan di tingkat nasional, sekaligus mampu memperbaiki dan memperkuat tata kelola lingkungan hidup di daerah,” ujar SF Hariyanto.

Ia menjelaskan, perubahan regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, termasuk persoalan kebakaran hutan dan lahan.

SF Hariyanto juga menyoroti karakteristik geografis Riau yang memiliki kawasan gambut cukup luas. Berdasarkan data yang disampaikannya, sekitar 55 persen daratan di Provinsi Riau merupakan kawasan lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

Menurutnya, kebakaran pada ekosistem gambut menjadi persoalan serius karena dapat menimbulkan dampak luas, terutama terhadap kesehatan masyarakat dan kondisi lingkungan.

“Kebakaran hutan dan lahan gambut Riau sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat setempat, antardaerah, antarprovinsi, bahkan antarnegara,” tegasnya.

Ia menyebut kerawanan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dipisahkan dari berbagai aktivitas yang terjadi di lapangan. Karena itu, penguatan tata kelola lingkungan membutuhkan kebijakan yang mampu mengakomodasi langkah pencegahan, pengawasan, hingga penanganan dampak lingkungan secara lebih terintegrasi.

Pemprov Riau berharap perubahan Ranperda tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat memperkuat kebijakan daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Melalui regulasi yang lebih adaptif dan selaras dengan perkembangan peraturan di tingkat nasional, pemerintah daerah diharapkan memiliki instrumen yang lebih kuat dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan di Riau, termasuk persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian setiap tahunnya.(Galeri Foto)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Disdikbud Rohil menggelar seminar penguatan SDM dan kelembagaan penggiat budaya (foto/afrizal)Disdikbud Rohil Gelar Seminar Penguatan SDM dan Kelembagaan Penggiat Budaya
Inovasi Mahasiswa Unilak manfaatkan sabut kelapa untuk mitigasi abrasi di Inhil (foto/ist)Mahasiswa Unilak Ubah Limbah Sabut Kelapa Jadi Pelindung Tebing Sungai di Inhil
Ilustrasi guru dan siswa berharap untuk kembali belajar di sekolah menguat (foto/int)Hujan Guyur Pekanbaru, Guru dan Siswa Berharap Belajar Kembali Tatap Muka
Ilustrasi hotspot di Riau masih belum sirna (foto/int)12 Hotspot Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah
Ilustrasi Dishub Pekanbaru perketat patroli cegah pencurian PJU (foto/int)Panel PJU Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Pekanbaru Ajak Warga dalam Pengawasan
  Surat edaran Disdik Pekanbaru yang kembali memperpanjang pelaksanaan PJJ bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat (foto/ist)Besok Siswa PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah hingga Selasa
Pedro Acosta menang perdana di MotoGP Austria 2026 (foto/SC IG MotoGP)Acosta Menang Dramatis di MotoGP Austria, Martin Runner-up dan Marquez Terpuruk
Anggota Komisi I DPRD Riau yang juga Ketua Fraksi PKS, Ayat Cahyadi (foto/int)DPRD Riau Sambut Baik Rencana Gaji PPPK Dibayar APBN, Beban APBD Daerah Berkurang
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia (foto/int)Puluhan Pohon Terdampak Pelebaran Jalan, DLHK Pekanbaru Siapkan Penghijauan Kembali
PT Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning perkuat kontribusi multipihak dalam pencegahan dan penanganan Karhutla (foto/ist)Pertamina Kilang Sungai Pakning Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Aparat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved