www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Siak, Sejumlah Saksi Diperiksa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Didampingi KPK, Laba PT Riau Petroleum Melonjak Rp157,46 Miliar dari Pengelolaan PI Migas
Kamis, 23 Juli 2026 - 19:50:56 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)

PEKANBARU - Pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui fungsi Koordinasi dan Supervisi (Korsup) dalam pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) di Provinsi Riau.

Penguatan tata kelola yang berjalan beriringan dengan efisiensi dan optimalisasi bisnis membuat laba sejumlah anak perusahaan PT Riau Petroleum meningkat secara agregat hingga Rp157,46 miliar.

Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa pengelolaan PI migas tidak hanya berkaitan dengan besarnya potensi penerimaan daerah, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola perusahaan.

Dengan pengawasan, transparansi, kepatuhan, dan manajemen risiko yang semakin diperkuat, BUMD pengelola PI di Riau dinilai memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, peningkatan kinerja PT Riau Petroleum merupakan hasil dari kombinasi sejumlah faktor.

Pendampingan KPK menjadi salah satu elemen penting, namun capaian tersebut juga ditopang pembenahan tata kelola, efisiensi operasional, optimalisasi bisnis, serta dinamika positif industri hulu minyak dan gas bumi nasional.

"Keberhasilan Riau Petroleum tersebut saya lihat merupakan hasil sinergi berbagai faktor, mulai dari Koordinasi dan Supervisi KPK, penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi pengelolaan bisnis, hingga perkembangan industri hulu migas secara nasional," kata SF Hariyanto, Kamis (23/7/2026).

Menurut dia, prinsip Good Corporate Governance (GCG) harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan BUMD.

Penerapannya perlu dilakukan secara konsisten melalui evaluasi kinerja, kepatuhan terhadap regulasi, penguatan manajemen risiko, hingga optimalisasi dividen yang dapat diberikan kepada pemerintah daerah.

"Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kinerja BUMD sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan PAD dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab," ujarnya.

Direktur Utama PT Riau Petroleum, Prof Husnul Kausarian mengungkapkan, dukungan KPK melalui fungsi Koordinasi dan Supervisi diberikan secara khusus selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2025 dan 2026.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat pengelolaan PI di Provinsi Riau, terutama dari aspek transparansi, akuntabilitas, kepatuhan, dan profesionalisme perusahaan.

"Alhamdulillah, selama dua tahun berturut-turut, dari 2025 hingga 2026, Riau Petroleum mendapat dukungan khusus terhadap pengelolaan PI 10 persen di Provinsi Riau," ujar Prof Husnul Kausarian.

Ia menilai, penguatan tata kelola menjadi faktor penting agar BUMD yang bergerak di sektor migas mampu menjalankan bisnis secara lebih profesional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

Berdasarkan kompilasi kinerja 2025, peningkatan laba terjadi pada sejumlah entitas PT Riau Petroleum yang mengelola PI di beberapa wilayah kerja migas.

PT Riau Petroleum Rokan, yang mengelola PI 10 persen di Wilayah Kerja Pertamina Hulu Rokan, mencatat kenaikan laba sebesar Rp126.865.475.706.

Kemudian, PT Riau Petroleum Mahato, yang mengelola PI 5 persen, membukukan peningkatan laba sebesar Rp30.194.231.627.

Sementara itu, PT Riau Petroleum Siak, pengelola PI 10 persen di Wilayah Kerja Gandewa, mencatat tambahan laba sebesar Rp395.868.341.

Adapun PT Riau Petroleum Kampar, yang mengelola PI 10 persen di Wilayah Kerja EMP, mengalami peningkatan laba sebesar Rp102.384.

Jika seluruh capaian tersebut dikompilasi, total peningkatan laba PT Riau Petroleum dan anak perusahaannya mencapai sekitar Rp157,46 miliar dibandingkan kondisi sebelum penguatan tata kelola dan pendampingan KPK.

"Secara agregat, peningkatan laba mencapai Rp157,46 miliar dibandingkan dengan sebelum adanya peranan dari Koordinasi dan Supervisi KPK RI dan penguatan tata kelola," kata Prof Husnul.

Kenaikan laba dinilai bukan sekadar pencapaian finansial perusahaan. Perbaikan kinerja tersebut juga berpotensi memperbesar kontribusi BUMD terhadap PAD Riau apabila dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Prof Husnul mengatakan, penguatan tata kelola juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap perusahaan.

Transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan kemampuan menciptakan nilai tambah (value creation) menjadi indikator penting dalam membangun kepercayaan tersebut.

Dalam konteks pengelolaan PI, peningkatan kualitas tata kelola menjadi semakin strategis karena menyangkut pengelolaan sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi besar bagi daerah.

PT Riau Petroleum berharap penguatan tata kelola pengelolaan PI dapat menjadi praktik baik yang dapat diterapkan di daerah lain.

Profesionalisme dalam mengelola PI dinilai penting untuk memastikan manfaat ekonomi dari sektor migas dapat dirasakan secara optimal oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

Pengelolaan yang akuntabel juga diharapkan mampu menciptakan sumber penerimaan baru bagi daerah, memperkuat PAD, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi polisi selidiki dugaan kekerasan terhadap jurnalis di Siak (foto/int)Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Siak, Sejumlah Saksi Diperiksa
Ketua DPD I Golkar Riau, Yulisman (foto/ist)Kepengurusan Golkar Riau Resmi Ditetapkan, Yulisman: Kemenangan Partai Prioritas, Tak Usah Sikut-sikutan
BRI Peduli menghadirkan kegiatan edukatif untuk perkuat karakter dan wawasan siswa SD (foto/ist)BRI Peduli Hadirkan Kegiatan Edukatif untuk Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Riau (foto/ist)Peringati HAN 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Anak Kunci Indonesia Emas 2045
Telkomsel.MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Telkomsel: Layanan Rollover Sudah Tersedia
  PSMTI Riau menggelar Rapimprov bahas program kerja (foto/int)PSMTI Riau Gelar Rapimprov, Fokus Sinkronisasi Program dan Persiapan Munas
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Hendry Munief senam bersama PKS Tuah Madani (foto/ist)Senam bersama PKS Tuah Madani, Hendry Munief Ajak Warga Jaga Kesehatan Keluarga
Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar, Edi Basri (foto/tribunpku)Baut Jembatan Danau Bingkuang Dicuri, Anggota DPRD Riau Desak Pelaku Ditindak Tegas
Walikota Pekanbaru, Agung bersama Wawako Markarius Anwar meninjau perbaikan jalan rusak (foto/ist)Infrastruktur Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Pengaspalan Jalan Lampaui Tahun Lalu
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Pejabat Tak Berkinerja Siap Diganti, Walikota Pekanbaru Berlakukan Evaluasi Setiap Enam Bulan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved