www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hadapi Kemarau dan El Nino, Pemko Pekanbaru Berlakukan Siaga Darurat Karhutla
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tujuh Warga Meninggal dalam Lima Tahun, Riau Perkuat Perang Melawan Rabies
Kamis, 02 Juli 2026 - 19:14:48 WIB
Pemprov Riau perkuat perang melawan rabies.(ilustrasi/int)
Pemprov Riau perkuat perang melawan rabies.(ilustrasi/int)

PEKANBARU – Pemprov Riau terus mengintensifkan upaya pengendalian rabies setelah sebagian besar wilayah di provinsi tersebut masih masuk kategori daerah tertular.

Dari 12 kabupaten/kota di Riau, hanya Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah dinyatakan bebas rabies.

Fakta tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat membuka Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 di Pekanbaru, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm bagi seluruh pihak agar memperkuat langkah pencegahan melalui vaksinasi hewan penular rabies dan edukasi kepada masyarakat.

"Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, 11 kabupaten/kota masih berstatus tertular rabies. Hanya Kabupaten Kepulauan Meranti yang berstatus bebas rabies," ujar SF Hariyanto.

Selain luasnya wilayah yang masih terdampak, Pemprov Riau juga mencatat rabies masih menyebabkan korban jiwa dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data periode 2021 hingga 2025, sebanyak tujuh warga meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan melalui gigitan hewan tersebut.

Namun, hingga pertengahan tahun 2026, belum ditemukan laporan kematian akibat rabies di Riau.

Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan melalui langkah pencegahan yang lebih terukur.

"Dalam periode 2021 sampai 2025, tercatat tujuh orang meninggal dunia akibat rabies. Kita bersyukur, pada tahun 2026 ini belum terdapat laporan meninggal dunia akibat rabies. Data ini menjadi dasar bagi kita untuk terus memperkuat langkah pencegahan agar kondisi tersebut dapat kita pertahankan," katanya.

SF Hariyanto menegaskan vaksinasi terhadap hewan penular rabies harus menjadi prioritas, khususnya di daerah dengan tingkat risiko penularan yang tinggi.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi paling efektif untuk memutus rantai penyebaran penyakit.

"Melalui kegiatan ini, saya ingin kita memastikan bahwa upaya pencegahan rabies berjalan lebih terarah dan lebih kuat. Vaksinasi hewan penular rabies harus menjadi perhatian utama, terutama pada wilayah yang memiliki risiko penularan," tegasnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya ditentukan oleh program vaksinasi.

Kecepatan pelaporan kasus gigitan hewan penular rabies serta kesadaran masyarakat untuk segera memperoleh penanganan medis juga menjadi faktor penting dalam menekan risiko kematian.

"Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas tentang apa yang harus dilakukan, ke mana harus melapor, dan bagaimana mendapatkan penanganan awal. Ini penting agar setiap risiko dapat ditangani sedini mungkin," ungkapnya.

Plt Gubernur Riau juga mengimbau para pemilik hewan peliharaan agar rutin memberikan vaksin rabies serta menjaga kesehatan hewan yang dipelihara.

Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman rabies.

Di sisi lain, Pemprov Riau memastikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian rabies sebagai dukungan terhadap target nasional Indonesia bebas rabies pada tahun 2030.

"Pemprov Riau juga akan terus memperkuat upaya pengendalian rabies melalui kerja sama lintas sektor sebagai bagian dari dukungan terhadap target Indonesia bebas rabies pada tahun 2030," tandasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Hadapi Kemarau dan El Nino, Pemko Pekanbaru Berlakukan Siaga Darurat Karhutla
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si (foto/ist)Bupati Afni Tegaskan Setiap Rupiah APBD Siak Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Ilustrasi Riau terpantau muncul satu hotspot (foto/int)Riau Masih Aman, BMKG Deteksi Hotspot di Sumatera Capai 209 Titik
Camat Sail, Media Nova membuka kegiatan sosialisasi produk BRK Syariah yang digelar Unit BRK Syariah Pekanbaru Jalan Riau di Aula Kantor Camat Sail, Senin (6/7/2026).Camat Sail Ajak ASN Gunakan Produk BRK Syariah, Langsung Buka Tabungan Haji Bersama Keluarga
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Musim Kemarau Datang, Pekanbaru Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Warga Diminta Stop Bakar Lahan
  ist.UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
PSPS Pekanbaru siapkan kejutan musim baru dan bidik tiket promosi ke Liga 1 (foto/int)Target Promosi Liga 1, PSPS Pekanbaru Rombak Besar Tim dan Siapkan Pemain Baru
Ilustrasi BMKG sebut enam daerah berpotensi diguyur hujan lebat (foto/int)Warga Riau Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Mengguyur hingga Malam
Anugerah Adinata Syariah 2026.Riau Borong 6 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Juara Nasional Nilai Ekspor Halal
Mayoritas orang masih andalkan Gen X saat ban bocor.(ilustrasi/int)Survei Global Ungkap Kemampuan Gen Z Paling Diragukan Saat Ganti Ban Bocor
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved