PEKANBARU – Euforia Piala Dunia 2026 masih menyelimuti masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Riau.
Untuk menghadirkan suasana pertandingan yang lebih semarak, Pemprov Riau berkolaborasi dengan TVRI Riau menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, turnamen sepak bola terbesar di dunia tahun ini menyajikan persaingan yang sangat ketat.
Menurutnya, banyak hasil pertandingan di luar dugaan setelah sejumlah negara unggulan harus mengakhiri langkah lebih cepat.
"Event Piala Dunia tahun ini luar biasa. Tapi sayangnya beberapa tim unggulan sudah pada berguguran," kata SF Hariyanto, Rabu (1/7/2026).
Ia mencontohkan beberapa tim kuat yang gagal melanjutkan perjuangan di turnamen tersebut.
"Jerman sudah gugur juga, Belanda juga sudah gugur," ujarnya.
Di sela wawancara, penampilan SF Hariyanto turut mencuri perhatian. Ia mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan dasi berwarna biru muda yang identik dengan warna Tim Nasional Argentina. Tak menampik hal itu, ia mengaku mendukung Argentina pada Piala Dunia edisi kali ini.
"Saya tim kesukaannya Argentina. Masih ada peluang ya untuk melaju," ungkapnya.
Menurut SF Hariyanto, kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat Riau.
Momentum libur pada hari pelaksanaan diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk menikmati atmosfer Piala Dunia secara bersama-sama.
"Harapannya bagi masyarakat di Provinsi Riau, mari kita nikmatkam kemeriahan Piala Dunia ini bersama-sama. Mumpung nobar nanti ini hari libur, mari kita meriahkan," ajaknya.
Kolaborasi Pemprov Riau dan TVRI Riau ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menyaksikan Piala Dunia yang lebih meriah sekaligus memperkuat rasa kebersamaan masyarakat melalui olahraga yang menjadi perhatian dunia.