KUANSING - Komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pemprov Riau menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia atas dukungannya dalam menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan usai Pawai Perahu Hias di Sungai Narosa dan disaksikan para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan.
Tidak hanya Pemerintah Provinsi Riau, penghargaan juga diberikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau atas kontribusi mereka dalam mendukung Program Masjid Ramah Pemudik, sebuah inisiatif Kementerian Agama yang menjadikan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pelayanan bagi masyarakat selama musim mudik.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah daerah di Riau yang dinilai berhasil mengoptimalkan fungsi masjid untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah di Provinsi Riau yang telah menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik. Dukungan tersebut membuktikan bahwa masjid mampu menjalankan fungsi yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat," ujar Nasaruddin.
Ia menjelaskan, secara nasional terdapat 5.686 masjid yang difungsikan sebagai posko pelayanan mudik selama 24 jam pada Idulfitri 2026. Melalui program tersebut, para pemudik dapat memanfaatkan masjid sebagai tempat beristirahat dengan berbagai fasilitas, mulai dari sanitasi yang bersih, air minum, hingga kebutuhan dasar lainnya.
"Masyarakat sangat bangga karena masjid dijadikan posko pelayanan. Masjid dibuka selama 24 jam penuh untuk melayani para pemudik," katanya.
Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan syiar Al-Qur'an di Provinsi Riau. Menurutnya, daerah ini memiliki sejarah panjang melahirkan qari dan qariah berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
"InsyaAllah, Riau tidak akan kalah dengan provinsi lain di kancah internasional dalam perhelatan MTQ. Potensi yang dimiliki Riau sangat besar dan perlu terus dibina secara berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pengurus masjid hingga masyarakat yang bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik.
"Penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi Riau, tetapi juga seluruh pemerintah kabupaten dan kota, pengurus masjid, serta masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik. Apresiasi dari Kementerian Agama ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkas SF Hariyanto.