www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Hasil Lengkap Piala Liga Inggris: Arsenal dan Chelsea Tembus Perempat Final
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Lahan Milik Tokoh Masyarakat Pelalawan Diduga Diklaim Masuk Areal PT PSJ
Senin, 20 September 2021 - 18:36:50 WIB
Tokoh masyarakat Pelalawan sekaligus pemilik lahan, Daslir Maskar menunjukkan parit gajah yang dibuat oleh perusahaan sebagai pembatas antara lahan miliknya dan lahan perusahaan.
Tokoh masyarakat Pelalawan sekaligus pemilik lahan, Daslir Maskar menunjukkan parit gajah yang dibuat oleh perusahaan sebagai pembatas antara lahan miliknya dan lahan perusahaan.

PELALAWAN - Lahan milik tokoh masyarakat Kabupaten Pelalawan, Daslir Maskar yang berada di Desa Padang Luas, Simpang Penarikan, Kecamatan Langgam masuk ke areal milik PT PSJ. Diduga, ini dilakukan oleh oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Pantaua di lapangan, Minggu (19/9/2021), terlihat adanya parit gajah yang dibuat oleh PT PSJ beberapa tahun lalu. Parit gajah tersebut sebagai pembatas antara lahan milik perusahaan dan lahan milik Daslir Maskar. Dan itu sudah berlangsung lebih dari 10 tahun lamanya.

Tiba-tiba saja oknum dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pelalawan mendatangi Daslir Maskar, dan menyatakan bahwa sebagian kebun Daslir Maskar masuk ke wilayah perusahaan. Padahal di tahun 2018, BPN Pelalawan telah menerbitkan Sertifikat Hak Milik sebanyak 15 buah atas kepemilikan Daslir Maskar.

"Lucunya, orang BPN itu meminta sertifikat saya untuk diubah lagi ukurannya. Padahal tahun 2018, BPN telah mengeluarkan SHM atas kebun sawit yang saya miliki. Kok tiba-tiba ini oknum BPN minta empat sertifikat saya harus dirubah karena lokasinya sebagian masuk ke dalam wilayah perusahaan," kata Daslir Maskar yang akrab dipanggil Wak Jalil ini.

Panglimo Penggawa Adat LAM Riau ini mengatakan bahwa selama ini lokasi kebun sawitnya seluas kurang lebih 28 hektar itu tak pernah ada masalah. Tiba-tiba saja PT PSJ mengklaim bahwa sebagian wilayah kebun sawitnya masuk wilayah perusahaan.

"Ini kan aneh, masak tiba-tiba saja sebagian wilayah kebun yang saya miliki diklaim milik perusahaan. Padahal kebun yang saya miliki sudah sertifikat hak milik semua. Kok seenaknya mau diubah oleh oknum BPN, seolah-olah menuruti keinginan perusahaan," tegasnya.

Terpisah, mantan Kepala Desa Padang Luas, Munir, yang baru habis masa jabatannya tanggal 7 September lalu, dikonfirmasi via selulernya menjelaskan bahwa selama dirinya menjabat sebagai Kades Padang Luas tidak ada masalah yang terjadi di lahan milik Daslir Maskar.

"Tapi waktu jabatan saya belum habis, tiba-tiba saja ada orang dari BPN Pelalawan yang mengaku suruhan dari PT PSJ menyatakan bahwa sebagian lahan milik Daslir Maskar itu milik perusahaan. Tapi saya sekarang tidak tahu lagi persoalan itu, Pak, seiring jabatan saya yang telah selesai," kata Munir seraya menyebutkan bahwa kini Penjabat Sementara Kades Padang Luas dipegang staf dari Kecamatan Langgam.

Sementara itu, Humas PT Peputra Supra Jaya (PSJ), Saputra Hidayana, dikonfirmasi soal ini, Senin (20/9/2021) menjelaskan bahwa persoalan itu tidak ada dengan pemilik lahan yakni Daslir Maskar ataupun dengan PT PSJ. Permasalahan itu sepertinya berada di pihak BPN Pelalawan.

"Kami memang mau bikin HGU di lokasi tersebut, tapi BPN harus menerangkan ke Wak Jalil bahwa itu tidak terkena dengan lahan Wak Jalil. Selama ini kan Wak Jalil panen buah di situ, ada tidak diganggu PSJ? kan tidak. Dan kami pun, PSJ, tidak merasa terganggu dengan Wak Jalil," katanya.

Ini artinya, kata dia, BPN harus bisa menjelaskan jika lahan Wak Jalil diduga masuk ke dalam areal perusahaan. Berarti BPN yang harus menyelesaikan terlebih dahulu. Dia selaku humas perusahaan juga sudah menanyakan hal ini kepada Camat Langgam.

"Kata Pak Camat, itu hanya salah di masalah keterangan orang BPN bukan di lapangannya. Yang punya surat kan BPN, jadi biar BPN yang menjelaskannya. Masak dia tidak ada data lahan Wak Jalil yang sudah bersurat, apalagi sudah sertifikat. Artinya, sekarang ini belum masalah antara PSJ dan Wak Jalil, masalahnya ada di BPN," tukasnya.

Penulis: Andy
Editor: Rico






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebanyak tiga pertandingan berlangsung di babak 16 besar Piala Liga Inggris 2021/2022 dini hari tadi.Hasil Lengkap Piala Liga Inggris: Arsenal dan Chelsea Tembus Perempat Final
intPemkab Inhil Ngaku Tak Ada Dana Perbaikan Jembatan Rusak Terendam Air
ilustrasiPenanganan Covid-19 dan Vaksinasi di Riau per 26 Oktober 2021
IstimewaDiksar Menwa UNS yang Tewaskan Mahasiswa Ternyata Tanpa Rekomendasi Satgas Covid-19
Penanda tanganan kerja sama APROBI dengan Universitas Politeknik LPP YogyakartaAkreditasi Edukasi Kelapa Sawit, Apical Group Kolaborasi dengan Politeknik LPP Yogyakarta
  ilustrasiOJK Ungkap Penyebab Maraknya Pinjol Ilegal di Tanah Air
ilustrasi11 Orang Tewas dalam Serangan di Irak yang Diduga Dilakukan ISIS
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Kapolri Ingatkan Ancaman Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Sukmawati Soekarnoputri Sukmawati Sebut Sukarno Tak Paksakan Anak Pilih Agama
(Istimewa)Dekranasda Kota Bukittinggi Kunjungan Studi Komparatif ke Siak
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Polresta Pekanbaru Terbakar!
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved